Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Lifestyle

6 Kebiasaan yang Salah, Terlalu Sering Mandi hingga Menyiram Toilet dengan Ujung Jari

Berikut ini 6 kebiasaan yang kerap dilakukan padahal salah. Terlalu sering mandi hingga menyiram toilet dengan ujung jari.

Penulis: Miftah Salis
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in 6 Kebiasaan yang Salah, Terlalu Sering Mandi hingga Menyiram Toilet dengan Ujung Jari
Bright Side/@depositphotos
MBerikut ini 6 kebiasaan yang kerap dilakukan padahal salah. Terlalu sering mandi hingga menyiram toilet dengan ujung jari. 

TRIBUNNEWS.COM- Berikut ini 6 kebiasaan yang kerap dilakukan padahal salah.

Dari terlalu sering mandi hingga menyiram toilet dengan ujung jari.

Kesehatan merupakan hal penting yang harus diutamakan.

Berbagai aturan yang sudah mendarah daging terus dilakukan demi menjaga keseatan.

Namun, tak disangka, ternyata ada beberapa kebiasaan menjaga kebersihan yang salah.

Menjaga kebersian memang harus dilakukan dengan cara yang benar dan tepat.

Jika tidak, mungkin efek atau manfaatnya tak akan sama.

Baca: Tidak Tepat Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Saat Pandemi Covid-19

Baca: Susah Kentut? Bisa Jadi Anda Punya Masalah Kesehatan

Baca: Gusi Berdarah Saat Sikat Gigi? Ini Penjelasan Dokter Gigi

Berita Rekomendasi

Bagi banyak orang, mungkin hal-hal berikut ini telah dilakukan sepanjang masa, bahkan menjadi sesuatu yang biasa.

Berikut ini kebiasaan menjaga kebersihan yang sala dirangkum Tribunnews dari Bright Side, Jumat (12/6/2020).

1. Terlalu sering mandi

Ilustrasi mandi - Hukum lupa mandi besar apakah bisa membuat puasa batal? Simak penjelasannya dalam artikel ini.
Ilustrasi mandi - Hukum lupa mandi besar apakah bisa membuat puasa batal? Simak penjelasannya dalam artikel ini. (Global News)

Ini mungkin terdengar aneh, tetapi mencuci tubuh terlalu sering sama buruknya dengan tidak mandi sama sekali.

Menurut tim ahli penyakit menular dari Unibersitas Columbia, terlalu sering mandi membuat kulit menjadi kering dan pecah-pecah.

Hal ini akan membuat mikroba dapat dengan mudah menembus tubuh.

2. Tidak mencuci tangan sebelum ke toilet

Tidak mencuci tangan sebelum ke toilet
Tidak mencuci tangan sebelum ke toilet

Orang-orang biasanya mencuci tangan setelah keluar dari toilet.

Padahal bakteri tidak hanya berasal dari toilet, bahkan sekitar rumah.

Ketika masuk ke kamar mandi dengan kondisi tangan kotor, itu mungkin akan berbahaya.

Tangan lalu menyentuh bagian intim yang sangat berbahaya.

Jadi, mencuci tangan sebelum ke toilet bahkan lebih penting daripada setelahanya.

3. Menyiram toilet dengan ujung jari

Menyiram toilet dengan ujung jari1
Menyiram toilet dengan ujung jari

Toilet mungkin menjadi tempat paling kotor dalam suatu rumah.

Sebuah penelitian menunjukkan, 90 menit setelah toilet disiram, puluan tetesan bakteri masih ada di permukaan.

Oleh karena itu, cobalah untuk menyiram toilet bukan dengan ujung jari, tapi buku jari atau sisi belakang jari.

Ini bisa sangat membantu, jika Anda lupa dan menyentu sesuatu sebelum mencuci tangan Anda tidak akan menyebarkan bakteri.

4. Tidur dengan bantal yang sama untuk waktu lama

Tidur dengan bantal yang sama untuk waktu lama
Tidur dengan bantal yang sama untuk waktu lama

Bantal bulu adalah surga bagi tungau dan jamur.

Seiring waktu, tungau dan jamur dapat pindah ke wajah seseorang dan menimbulkan masalah kulit.

Ini adalah penyebab umum masalah kulit lainnya.

Sebuah penelitian menunjukkan, tungau debu dapat memicu alergi hingga menyebabkan hidung tersumbat, bengkak, dan iritasi saluran pernapasan bagian atas.

Sebaiknya, cuci banta setiap minggu dengan suhu air sekira 130 derajat fahrenheit.

5. Tidur dengan hewan peliharaan

Tidur dengan hewan peliharaan
Tidur dengan hewan peliharaan

Membiarkan kucing dan anjing tidur di ranjang adalah kurang benar.

Hewan yang paling terawat pun membawa banyak bakteri pada bulunya.

Beberapa di antaranya bakan dapat menyebabkan penyakit.

6. Mencuci muka dengan sabun

Beberapa orang berpikir bahwa mencuci muka dengan sabun dua kali sehari akan membuat wajahhnya bersih dan terhindar dari jerawat.

Pada kenyataannya, sabun justru menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat.

Ahli dermatologi mengatakan, penggunaan sabun dapat menghancurkan pelindung dan menganggu tingkat pH kulit.

(Tribunnews.com/Miftah)

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas