Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Idul Adha 2020

Cara agar Sate Kambing Empuk dan Tidak Cepat Gosong, Jangan Lupa Gunakan 3 Jenis Arang Ini!

Berikut cara agar sate kambing empuk dan tidak cepat gosong. Jangan lupa gunakan tiga jenis arang ini!

Cara agar Sate Kambing Empuk dan Tidak Cepat Gosong, Jangan Lupa Gunakan 3 Jenis Arang Ini!
Gambar oleh ???? ??????? dari Pixabay
Berikut cara agar sate kambing empuk dan tidak cepat gosong. Jangan lupa gunakan tiga jenis arang ini! 

Aroma yang dihasilkan pun semakin nikmat.

Baca: Resep Sate Kambing Bumbu Merah hingga Sate Kambing Gulung Sukiyaki, Cocok untuk Hidangan Idul Adha

6. Manfaatkan Baking Powder

Baking powder bukan cuma untuk membuat kue.

Bahan ini juga bisa membantu sate agar empuk saat dihidangkan.

Caranya, coba rendam daging kambing selama semalaman dalam bumbu yang telah dibubuhi baking powder.

Dijamin, satemu akan empuk dan nikmat!

7. Gunakan Panci Presto

Panci presto atau pressure cooker juga bisa dipakai bagi kamu yang memilikinya.

Tanpa tambahan apapun, presto bisa membuat daging empuk dalam hitungan menit.

Tapi, harganya memang cukup mahal.

Bagi kamu yang belum memilikinya, cukup mengempukan daging kambing dengan cara di atas saja.

Daging kambing pasti sukses lebih cepat empuk dan memasak juga jadi lebih cepat.

Agar Sate Tidak Cepat Gosong

Sate kambing
Sate kambing (Gambar oleh Mufid Majnun dari Pixabay)

Penampilan sate tentu mempengaruhi kenikmatan dan daya minat untuk menyantapnya.

Jika sate gosong, daya kelezatan secara visual pun akan menurun.

Agar sate tidak cepat gosong, berikut tiga cara jitu untuk mengatasinya :

1. Gunakan Bahan yang Manis di Waktu yang Tepat

Menambahkan kecap ke dalam sate atau daging memang paling enak.

Namun, kecap bisa membuat sate kambing jadi menjadi cepat gosong.

Sebenarnya bukan cuma kecap, segala bahan yang terasa manis punya kemungkinan membuat sate kambing jadi cepat gosong.

Pasalnya, gula di dalam bahan yang manis mudah mengkristal dan akhirnya jadi gosong.

Sebut saja misalnya bahan seperti madu, gula merah, dan tentunya kecap.

Lalu, tidak bolehkah kita menggunakan bahan manis ini saat membuat sate kambing?

Tentu saja boleh.

Tapi, bahan manis ini jangan dimasukkan sejak awal pembakaran.

Bakar dulu daging kambing dalam keadaan polos sampai setengah matang.

Setelah itu, baru oleskan bahan yang manis seperti kecap, madu atau gula merah.

Dengan begitu, bahan yang manis ini tidak terbakar terlalu lama sehingga kemungkinannya menjadi gosong pun bisa dihindari.

2. Jangan Gunakan Bahan Makanan yang Mengandung Asam

Bahan asam ternyata juga harus kita perhatikan.

Faktanya, bahan asam bisa membuat makanan yang dibakar jadi lebih cepat menyokelat.

Memang tidak gosong atau hangus.

Hanya saja, warnanya jadi kurang cantik.

Apalagi, kalau kita memanggang daging putih.

Warna sate akan menjadi kurang menarik.

Jadi, hindari menggunakan bahan asam seperti cuka atau jeruk nipis saat membuat sate kambing kalau tidak mau warnanya jadi kecokelatan.

Kucurkan saja jeruk nipis ketika sudah matang.

Bbahan manis dan asam di atas memang membuat sate kambing jadi cepat gosong.

Namun, bukan berarti kita harus menghindarinya.

Bahan tersebut bisa membuat cita rasa sate kambing menjadi lebih nikmat.

3. Perawatan Tusuk Sate

Perawatan terhadap tusukan sate ternyata berpengaruh pada kegosongan.

Agar sate tidak cepat gosong, rendam dulu tusuk sate agar lembab.

Hal ini akan mencegah tusuk sate tidak menghitam saat pembakaran.

Baca: Tips Membuat Bumbu Celupan Sate Kambing untuk Idul Adha

3 Jenis Arang yang Direkomendasikan

Tips Sukses Membuat Sate Kambing, Ini 3 Jenis Arang yang Sebaiknya Kita Gunakan
Tips Sukses Membuat Sate Kambing, Ini 3 Jenis Arang yang Sebaiknya Kita Gunakan (iStockphoto/undefined undefined)

Ada tiga arang pilihan yang cocok untuk kamu gunakan saat pesta barbekyu.

Berikut tiga arang yang lebih baik kamu gunakan :

1. Arang Batok Kelapa

Arang batok kelapa berasal dari tempurung kelapa.

Bentuknya tipis seperti lempengan.

Arang jenis batok kelapa ini paling mudah ditemukan di pasaran, dengan harga terjangkau.

Kelebihannya: abu yang dihasilkan sedikit dan nyala apinya bertahan lama.

Asapnya juga tak banyak.

Yang paling penting, arang batok tidak mudah membuat makanan jadi gosong atau hangus.

2. Arang Kayu

Arang kayu berasal dari kayu.

Oleh karena itu, arang kayu berbentuk seperti bongkahan.

Arang kayu sekarang ini agak sulit ditemui dan penjualnya pun sudah banyak berkurang.

Kelebihannya: relatif lebih mudah dinyalakan dan harganya sangat terjangkau, lebih murah dibandingkan arang batok.

Kekurangannya: abunya banyak sehingga jika terus dikipasi, abunya bisa beterbangan dan mengotori makanan yang dipanggang.

Selain itu, nyala api juga lebih cepat padam dan asapnya banyak.

3. Arang Batu Bara (Briket)

Briket berasal dari batu bara.

Bentuknya cukup beragam, tergantung cetakan yang digunakan.

Arang batu bara mudah ditemui di daerah perkotaan karena termasuk jenis arang yang modern.

Kelebihannya: Tidak berasap, lebih panas, dan lebih awet panasnya.

Tampilannya pun lebih resik, tidak akan ada remah atau kotoran abu yang akan mengotori area pembakaran.

Kekurangannya: Hanyanya cukup mahal di pasaran.

(Tribunnews.com/Citra Agusta Putri Anastasia)
Ikuti kami di
Penulis: Citra Agusta Putri Anastasia
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas