Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hati-hati! Ini 7 Dampak Buruk Sering Ambil Foto Anak, Ganggu Privasi sang Buah Hati hingga Narsisme

Berikut tujuh dampak buruk memotret anak dan membagikan hasil jepretan di media sosial yang Tribunnews.com himpun dari Bright Side:

Hati-hati! Ini 7 Dampak Buruk Sering Ambil Foto Anak, Ganggu Privasi sang Buah Hati hingga Narsisme
Pexels.com
Ilustrasi bayi. 

TRIBUNNEWS.COM - Pada era modern ini, media sosial dan kamera ponsel memang memanjakan setiap orang.

Kini, orang-orang bisa mengabadikan setiap momen hanya dengan ujung jari mereka.

Terutama bagi para orang tua.

Mereka selalu ingin abadikan momen kecil anak-anak saat masa pertumbuhan.

Bukan hanya mengabadikannya, orang tua selalu reflek membagikannya ke dunia maya.

Alih-alih menjaga sang buah hati, kebiasaan mengambil foto anak terlalu banyak ternyata menimbulkan masalah.

Menerut penelitian yang dikutip dari Bright Side, setidaknya 81 persen anak di bawah 2 tahun yang sudah dibagikan ke media sosial muncul banyak masalah.

Baca: 8 Kebiasaan Buruk Penumpang Pesawat, Pernah Melakukannya?

Berikut tujuh dampak buruk memotret anak dan membagikan hasil jepretan di media sosial yang Tribunnews.com himpun dari Bright Side:

1. Anak mungkin berpikir mereka adalah pusat perhatian dunia

Jika orang tua terus menerus memotret anak sendirian tanpa ditemani keluarga atau teman, maka anak tersebut akan memiliki rasa penghargaan yang tinggi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Siti Nurjannah Wulandari
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas