Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

4 Upaya Cegah Pernikahan Anak

Pernikahan anak atau pernikahan dini serupa gunung es. Terlihat sedikit, namun pada praktiknya memiliki angka yang cukup besar.

4 Upaya Cegah Pernikahan Anak
Sisterhood Is Global Institute
Ilustrasi Pernikahan Dini. Jadi Korban Tradisi di Kampung, Bocah di Jawa Timur Dipaksa Orang Tua Nikah Siri di usia 6 tahun 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pernikahan anak atau pernikahan dini serupa gunung es. Terlihat sedikit, namun pada praktiknya memiliki angka yang cukup besar di kalangan masyarakat. 

Komisioner Komnas Perempuan, Alimatul Qibtiyah mengungkapkan selama pandemi, mengalami kenaikan cukup signifikan. 

Padahal pernikahan anak menyalahi undang-undang sekaligus merampas hak anak, di antaranya bermain, belajar, mendapatkan pendidikan yang layak dan lainnya.

Baca juga: Kemenkes: Cegah Anemia dengan Menjaga Asupan Makanan Bergizi

Oleh karena itu ada beberapa upaya yang perlu dilakukan untuk melakukan pencegahan pernikahan pada anak.

Hal ini dijelaskan dalam webinar Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia, Sabtu (27/2/201) 

Setidaknya ada empat cara yang bisa dilakukan menurut pemaparan Zulkamal dari Sanggar Anak Harapan. 

Pernikahan dini 2 remaja di Kabupaten Tapin
Pernikahan dini 2 remaja di Kabupaten Tapin (Facebook/taqimm jhota)

"Dari Sanggar Anak Harapan sendiri sudah diterapkan sejak 2010. Meski butuh proses panjang, dampak penurunan pernikahan pada anak cukup terlihat," ungkapnya, Sabtu (27/2/2021)

Pertama adalah pendidikan yang berbasis pengenalan hak-hak pada anak. Pendekatan ini bisa dilakukan dari hal yang termudah lebih dahulu.

Misalnya perlu dijelaskan jika anak punya hak untuk bermain serta hak belajar. Tidak untuk dihapal, namun untuk dipahami agar bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas