Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Menanamkan Karakter Positif Anak Melalui Cerita Rakyat, Yuk Ayah, Bunda Baca Bukunya

Salah satu cara untuk mengajarkan karakter positif kepada si kecil adalah melalui dongeng. Buku cerita rakyat ini bisa jadi referensi.

Menanamkan Karakter Positif Anak Melalui Cerita Rakyat, Yuk Ayah, Bunda Baca Bukunya
istimewa/Gramedia.com
Menanamkan Karakter Positif Anak Melalui Cerita Rakyat, Yuk Ayah, Bunda Baca Bukunya 

TRIBUNNEWS.COM - Anak-anak usia balita bagaikan spons yang menyerap hal-hal yang mereka dengar dan lihat dari lingkungan di sekitar mereka.

Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk memberikan teladan yang baik dan mulai membangun karakter positif anak sejak usia dini.

Beberapa karakter positif yang perlu dipelajari dan diketahui si kecil yaitu keberanian, kebaikan hati, ketekunan, dan sebagainya.

Salah satu cara untuk mengajarkan karakter positif kepada si kecil adalah melalui dongeng.

Baca juga: Mengajak Anak Keliling Indonesia Hanya dengan Satu Buku

Baca juga: Ayah Bunda, Mengurus Anak Tak Harus Ribet, Santuy Saja, Yuk Intip Triknya di Buku Ini

Buku seri Dongeng Karakter Positif PAUD berisi cerita-cerita rakyat yang sangat populer di Indonesia, misalnya Bawang Merah Bawang Putih, Timun Mas, dan sebagainya.

Namun sayangnya, ada konten cerita rakyat yang kurang pas untuk dibaca anak-anak, khususnya balita, karena terkadang mengandung kekerasan, karakter negatif, kutukan, kemusrikan, dan sebagainya.

Sejumlah anak-anak membaca buku pelajaran dan pengetahuan di Taman Baca Oase, Gang Sedap Malam, Kupang Teba, Telukbetung Utara, Jumat (21/5/2021). 
Taman  baca oase merupakan bak penampungan sanitasi atau septic tank yang dihiasi lampu, lukisan mural dan  tempat berkumpul anak-anak serta menjadi spot foto.
Sementara itu, taman baca oase ini dikelola secara swadaya oleh warga untuk menarik minat baca anak-anak sekitar. (Tribunlampung.co.id/Deni Saputra)
Sejumlah anak-anak membaca buku pelajaran dan pengetahuan di Taman Baca Oase, Gang Sedap Malam, Kupang Teba, Telukbetung Utara, Jumat (21/5/2021). Taman baca oase merupakan bak penampungan sanitasi atau septic tank yang dihiasi lampu, lukisan mural dan tempat berkumpul anak-anak serta menjadi spot foto. Sementara itu, taman baca oase ini dikelola secara swadaya oleh warga untuk menarik minat baca anak-anak sekitar. (Tribunlampung.co.id/Deni Saputra) (TRIBUN LAMPUNG/TRIBUN LAMPUNG/Deni Saputra)

Baca juga: Usir Kebosanan di Rumah karena Pandemi, Yuk Mendongeng untuk Anak, Buku Ini Bisa Jadi Pilihan

Baca juga: Ayah dan Bunda Yuk Biasakan Anak Dengarkan Dongeng, Simak Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang si Kecil

Untuk itu, dalam seri dongeng/cerita rakyat kali ini, Penulis telah menghilangkan konten-konten negatif tersebut dan lebih berfokus pada karakter positif yang perlu dipelajari anak dari para tokoh dalam cerita rakyat Indonesia.

Berbagai pesan positif disampaikan dalam seri ini, seperti belajar bersabar, mengasihi orang lain, meminta maaf dan mengaku kesalahan, bersikap jujur, dan baik hati.

Dalam Dongeng Karakter Positif PAUD: Bawang Merah Mencari Bawang Putih, berisi cerita tentang bagaimana tokoh Bawang Merah dan ibunya merasa menyesal karena telah berbuat jahat kepada Bawang Putih, dan mereka berdua pun berusaha mencari Bawang Putih yang mereka usir dari rumah.

Begitu pula dalam buku Dongeng Karakter Positif PAUD: Timun Mas dan Anak Raksasa, cerita dalam buku ini merupakan spinoff dari cerita aslinya, menghilangkan yang negatif dan hanya berfokus pada karakter positif dari tokoh di dalam cerita.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas