Tribun Lifestyle

Stres Ternyata Berdampak Negatif pada Kondisi Kulit Wajah

Masalah kulit wajah membuat sebagian besar wanita kehilangan kepercayaan diri. Mereka dibuat frustasi.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Willem Jonata
Stres Ternyata Berdampak Negatif pada Kondisi Kulit Wajah
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Masalah kulit wajah membuat sebagian besar wanita kehilangan kepercayaan diri. Mereka dibuat frustasi.

Mungkin sebagian dari kita sudah paham bagaimana stres membuat kita tak berenergi dan sulit fokus.

Namun, banyak yang tak menyadari bahwa stres juga berpengaruh pada kondisi kulit.

Menurut sebuah survei yang dikutip Kompas.com, 8 dari 10 orang tidak yakin stres berdampak pada penampilan kulit.

Namun, para pakar menyebut bahwa stres emosional dan stres fisik (polusi dan sinar ultraviolet) dapat "tergambar"di kulit wajah.

Stres emosional akan meningkatkan hormon stres yang berdampak negatif pada kulit.

Kadar kortisol yang tinggi dikaitkan dengan proses penyembuhan luka yang lama, terganggunya fungsi perlindungan kulit, penuaan dini, dan memperburuk penyakit kulit seperti eksim atau jerawat.

Baca juga: Perhatikan! Simak Urutan Body Care Rutin untuk Merawat Kulit Tubuh

Baca juga: Ada 4 Bahaya yang Mengintai dari Kebiasaan Mencabut Kulit Bibir

Hal itu diperburuk dengan kondisi lingkungan yang tidak sehat, seperti paparan sinar UV yang intes, polusi, serta radiasi inframerah, yang semuanya memicu radikal bebas.

Sebagai solusi, selain melakukan perawatan yang tepat, yang harus dipahami, yakni bagaimana harus menerima keadaan.

"It's okay to have flaws," kata dr. Reitine, dokter kecantikan yang mengelola Cahayu Clinic di Kota Malang.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas