Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Solusi Pengasuhan Pada Anak di Masa Pandemi, Berikut Tipsnya

Saskhya Aulia Prima menyebutkan jika pada dasarnya perubahan kondisi dapat memengaruhi perkembangan keluarga.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Daryono
zoom-in Solusi Pengasuhan Pada Anak di Masa Pandemi, Berikut Tipsnya
presidenri.go.id
Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun di SDN 3 Nglinduk, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Rabu (5/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selama pandemi Covid-19, orang-orang takut dan panik untuk bersosialisasi secara tatap muka. Namun, bersosialisasi ternyata penting baik bagi keluarga terutama bagi tumbuh kembang anak.

Menurut Psikolog Anak & Co-Founder TigaGenerasi, Saskhya Aulia Prima menyebutkan jika pada dasarnya perubahan kondisi dapat memengaruhi perkembangan keluarga.

Perubahan bisa juga berupa pandemi Covid-19 saat ini.

Menurutnya ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kondisi keluarga.

Baca juga: Krisdayanti Beberkan Wajah Anak Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar: Cantik Sekali

Pertama, inkonsistensi kondisi sehari-hari.

Misalnya, anak yang biasa melakukan sekolah tatap muka, kini berada di rumah.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal ini memengaruhi emosi anak dan keluarga secara keseluruhan.

Kedua terbatasnya ruang anak untuk bereksplorasi dan bermain.

Kemudian pembelajaran yang sekarang tidak lagi tatap muka untuk sementara waktu.

Di sisi lain, menurut Saskhya memang ada penurunan keterampilan halus dan kasar usai bayi.

Pada usia pra sekolah, pada balita terjadi penurunan kesempatan bermain dan berpengaruh pada kesehatan mental.

"Dampaknya lebih mudah stres. Lebih gamang tantrum misalnya. Karena banyak di rumah, sedangkan kebutuhan fisik tinggi. Harus cari cara agar kebutuhan gerak dipenuhi salah satunya," ungkapnya dalam edukasi family & parenting, lewat Lazada Baby and Kids Festival, Selasa (22/2/2022).

Selanjutnya, para orangtua juga khawatir jika anak memakai masker, maka akan sulit memahami emosi orang lain.

Tapi jangan khawatir, Saskhya menyebutkan jika ada penelitian terbaru yang menyatakan penggunaan masker tidak mengurangi anak memahami emosi orang lain.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas