Tips Makan Sehat Tak Harus Mahal: Kuncinya pada Perencanaan Menu
Makan sehat tidak harus mahal, asalkan dilakukan dengan perencanaan menu yang tepat dan seimbang, simak tipsnya.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Garudea Prabawati
"Sarapan itu sekitar satu per lima kebutuhan harian. Makan siang bisa sampai 40 persen," katanya.
2. Kurangi Makanan Instan, Tambahkan Protein dan Sayur
Hardinsyah juga menyoroti kebiasaan mahasiswa yang mengandalkan makanan praktis seperti roti atau mi instan.
Pola makan tersebut, menurutnya, perlu diperbaiki dengan menambahkan sumber protein dan sayuran.
"Kalau makan mi, pakai telur, tambahkan timun setengah biji yang disayat-sayat, atau tomat satu biji. Jangan cuma satu sayat, itu hanya aksesoris," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa mahasiswa membutuhkan seluruh zat gizi, terutama protein untuk menjaga massa otot dan kebugaran tubuh.
Sumber protein tidak harus mahal dan bisa diperoleh dari telur, tempe, tahu, ikan, atau ayam.
"Protein itu penting, bukan hanya buat yang nge-gym, tapi semua orang yang aktif," katanya.
Selain protein, konsumsi sayur dan buah juga kerap diabaikan mahasiswa dengan alasan keterbatasan waktu dan biaya.
Padahal, sayur dan buah merupakan sumber antioksidan yang penting bagi kesehatan.
"Sering kali karena kita berburu karbohidrat, lalu tak menghiraukan sayur. Padahal sayur dan buah itu sumber antioksidan," ujarnya.
3. Junk Food Boleh Sesekali, Asal Tetap Seimbang
Menanggapi maraknya konsumsi junk food di sekitar kampus, Hardinsyah mengimbau mahasiswa agar lebih bijak dalam mengombinasikan makanan.
Ia menilai konsumsi makanan cepat saji masih dapat ditoleransi selama diimbangi dengan asupan sehat.
"Kalau terpaksa makan ayam goreng, tidak apa-apa, tapi imbangi dengan jus buah asli, bukan jus rasa, dan gulanya minimal," katanya.
Baca juga: 5 Gejala Utama Gagal Jantung yang Harus Diketahui, Cegah dengan Pola Makan Sehat dan Olahraga
4. Pilih Tempat Makan Bersih dan Biasakan Masak Sendiri
Ia juga mengingatkan pentingnya memilih tempat makan yang bersih dan menyajikan makanan dalam kondisi hangat.
Menurutnya, warung makan sederhana di sekitar kampus kini semakin layak dan terjangkau.
Baca tanpa iklan