Tips Makan Sehat Tak Harus Mahal: Kuncinya pada Perencanaan Menu
Makan sehat tidak harus mahal, asalkan dilakukan dengan perencanaan menu yang tepat dan seimbang, simak tipsnya.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
- Makan sehat tidak harus mahal, asalkan dilakukan dengan perencanaan menu yang tepat dan seimbang.
- Mahasiswa disarankan memilih sumber protein terjangkau serta membatasi makanan instan dengan menambahkan sayur dan buah.
- Keseimbangan gizi menjadi kunci menjaga stamina, konsentrasi, dan produktivitas di tengah aktivitas kuliah.
TRIBUNNEWS.COM - Makan sehat tidak selalu identik dengan biaya mahal.
Bagi banyak mahasiswa, keterbatasan uang saku dan padatnya aktivitas perkuliahan kerap membuat pilihan makanan menjadi sekadarnya.
Padahal, dengan perencanaan menu yang tepat, mahasiswa tetap dapat memenuhi kebutuhan gizi harian meski memiliki anggaran terbatas.
Pola makan seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, serta sayur dan buah berperan penting dalam menjaga stamina dan konsentrasi.
Sumber protein seperti telur, tempe, tahu, ikan, dan ayam dapat menjadi pilihan terjangkau namun tetap bergizi.
Sementara itu, konsumsi makanan instan dan cepat saji sebaiknya dibatasi.
Jika terpaksa mengonsumsinya, menu tersebut masih dapat disiasati agar lebih sehat dengan menambahkan protein dan sayuran segar.
Dengan perencanaan menu yang baik, makan sehat tetap bisa dilakukan tanpa membebani pengeluaran.
Selengkapnya, dilansir dari laman resmi IPB, berikut tips makan sehat tanpa harus mengeluarkan biaya mahal.
1. Kunci Makan Sehat Ada pada Perencanaan
Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat IPB University, Hardinsyah, menegaskan bahwa mahasiswa tetap dapat memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Baca juga: 10 Jenis Sayuran yang Cocok untuk Ditumis, Solusi Makan Sehat dan Cepat
Kuncinya terletak pada perencanaan sederhana dan pemilihan menu yang tepat.
Asupan gizi seimbang berperan penting dalam menjaga konsentrasi, stamina, dan produktivitas di tengah jadwal kuliah yang padat.
"Enak itu relatif. Bisa mahal, bisa juga hemat, tergantung kondisi mahasiswa. Yang penting tetap bergizi," ujarnya, dikutip dari ipb.ac.id, Senin (19/1/2026).
Ia menekankan pentingnya menyusun menu harian secara cermat, dengan tetap mengonsumsi makanan pokok, lauk berprotein, serta sayur dan buah.
Menurutnya, sarapan sebaiknya memenuhi sekitar seperlima kebutuhan gizi harian, sedangkan makan siang bisa mencapai 40 persen.
Baca tanpa iklan