Pilihan Olahraga Ringan dan Nutrisi Tepat saat Hadapi Arus Balik Lebaran
Perjalanan yang panjang, kondisi lalu lintas yang padat, serta perubahan pola aktivitas selama libur membuat tubuh mudah lelah dan sakit.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Willem Jonata
Thoracic extension (membuka dada): Letakkan tangan di pinggang dan dorong dada ke belakang untuk memperbaiki postur tubuh yang cenderung membungkuk saat menyetir.
Adapun, neck rotation, yakni putar perlahan leher ke kanan dan kiri untuk mengurangi ketegangan leher.
“Dalam kedokteran olahraga, jeda singkat ini dikenal sebagai movement break yang penting untuk menjaga sirkulasi darah dan aktivasi neuromuskular, sehingga tubuh tetap segar dan konsentrasi terjaga.
3. Nutrisi Selama Perjalanan
Ia mengatakan, pemilihan makanan memengaruhi stamina. Untuk menjaga energi tetap stabil dr Ria menyarankan pemudik membawa bekal praktis dan bergizi berisi buah-buahan, roti gandum, air putih, atau minuman elektrolit ringan.
Hindari makanan terlalu manis, tinggi lemak, atau konsumsi minuman energi berlebihan karena bisa menyebabkan energy crash.
4. Pencegahan Pegal dan Nyeri
Dokter Maria menambahkan, keluhan nyeri punggung atau pegal setelah perjalanan jauh umumnya disebabkan oleh posisi duduk statis dalam waktu lama,.
Otot punggung bawah dan otot bokong menjadi tegang serta aliran darah berkurang.
Untuk mencegahnya, pemudik dianjurkan menjaga postur duduk yang baik, melakukan peregangan secara berkala, serta tetap aktif bergerak sebelum dan setelah perjalanan.
Dengan persiapan fisik yang baik, tidur cukup, olahraga ringan, dan asupan nutrisi tepat, perjalanan mudik dan arus balik Lebaran dapat dijalani lebih nyaman, aman, dan tubuh tetap prima untuk kembali beraktivitas.