Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Sering Tambah Kecap, Saus, hingga Garam Saat Makan? WHO Peringatkan Bahaya Natrium Berlebih

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan hampir seluruh populasi dunia saat ini mengonsumsi natrium terlalu banyak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Sering Tambah Kecap, Saus, hingga Garam Saat Makan? WHO Peringatkan Bahaya Natrium Berlebih
Freepik
ILUSTRASI MI INSTAN - Gambar ilustrasi mi instan diambil dari laman Freepik pada Senin (25/8/2025). Dosen Ahli Gizi menjelaskan bahwa konsumsi nasi dan mi secara bersamaan dalam jangka panjang berisiko memicu berbagai gangguan metabolik. 
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • WHO sebut rata-rata orang dewasa konsumsi 11 gram garam per hari, dua kali lipat lebih banyak dari batas aman yang direkomendasikan. 
  • Konsumsi natrium berlebih jadi pemicu utama hipertensi, penyakit jantung, ginjal, hingga stroke yang sebabkan 1,7 juta kematian per tahun.
  • Guna menjaga kesehatan tubuh, batasi konsumsi garam maksimal 5 gram atau 1 sendok teh sehari dan kurangi makanan kemasan serta MSG.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang merasa makan belum lengkap tanpa tambahan kecap, saus, sambal kemasan, atau taburan garam ekstra di atas makanan.

Ada pula yang terbiasa menyantap mi instan, camilan gurih, makanan olahan, hingga lauk kemasan hampir setiap hari.

Padahal tanpa disadari, kebiasaan sederhana tersebut bisa membuat asupan natrium atau garam harian jauh melebihi batas yang dianjurkan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan hampir seluruh populasi dunia saat ini mengonsumsi natrium terlalu banyak.

Pada 2021, rata-rata orang dewasa di dunia mengonsumsi 4.278 miligram natrium per hari atau setara dengan 11 gram garam.

Baca juga: WHO Ungkap 190 Serangan ke Sektor Kesehatan Lebanon, 128 Nakes Tewas

Rekomendasi Untuk Anda

Jumlah ini lebih dari dua kali lipat batas yang direkomendasikan WHO, yakni kurang dari 2.000 miligram natrium per hari atau setara kurang dari 5 gram garam, sekitar satu sendok teh.

Kelebihan natrium bukan sekadar soal makanan terasa terlalu asin.

Di baliknya, terdapat risiko kesehatan serius yang dapat mengancam kualitas hidup seseorang dalam jangka panjang.

Garam Berlebih Tak Hanya Memicu Tekanan Darah Tinggi

WHO menjelaskan dampak kesehatan utama dari konsumsi natrium berlebih adalah meningkatnya tekanan darah.

Kondisi ini kemudian menjadi pintu masuk berbagai penyakit tidak menular yang banyak dialami masyarakat. Mulai dari penyakit jantung dan pembuluh darah, penyakit ginjal, osteoporosis, obesitas, hingga kanker lambung.

Diperkirakan sekitar 1,7 juta kematian setiap tahun berkaitan dengan konsumsi natrium berlebihan.

Angka tersebut menunjukkan bahwa kebiasaan makan sehari-hari memiliki dampak besar terhadap kesehatan masyarakat global.

Natrium Tidak Hanya Berasal dari Garam Dapur

Banyak orang mengira sumber natrium hanya berasal dari garam yang ditambahkan saat memasak. Padahal kenyataannya, natrium tersembunyi dalam banyak makanan yang dikonsumsi setiap hari.

WHO menyebut natrium banyak ditemukan pada makanan olahan seperti roti, daging olahan, makanan ringan kemasan, hingga berbagai bumbu seperti kecap dan saus ikan.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas