Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Kasus Kaesang, Beranikah PDIP Bersikap Tegas kepada Keluarga Jokowi Seperti Terhadap Murad Ismail?

Pengamat politik Herry Mendrofa mengatakan mungkin saja PDIP akan bersikap tegas sebagaimana yang mereka lakukan di Maluku.

Editor: Malvyandie Haryadi
zoom-in Kasus Kaesang, Beranikah PDIP Bersikap Tegas kepada Keluarga Jokowi Seperti Terhadap Murad Ismail?
Kolase Tribunnews
Murad Ismail, Jokowi, dan Kaesang Pangarep. Kabar Putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep bergabung ke PSI menyisakan pertanyaan besar kepada PDIP. 

Di sisi lain, Ujang berpendapat jika kurang tepat jika Kaesang memutuskan berganung dengan PSI.

Pasalnya jika ingin memikirkan jangka panjang seharusnya Kaesang berlabuh ke kapal besar bernama PDIP.

"Nah apakah keputusan tepat atau tidak ya tentu pertimbangannya ada pada Kaesang. Kalau menurut saya kurang tepat kalau kita ingin mengikuti politik jangka panjang. Artinya kalau berpolitik kan ikut perahu besar kapal beaar kan PDIP," ucapnya.

Aturan PDIP Satu Keluarga Tak Boleh Beda Partai

Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat telah menjelaskan mengenai aturan partainya melarang keluarga inti berbeda partai.

Djarot mengatakan semua kader yang bergabung dalam partai berlambang banteng moncong putih itu sudah terikat pada aturan.

"Begini, di PDIP itu ada aturan. Kita sudah terikat pada aturan, tidak boleh di dalam satu keluarga inti itu berbeda partai," kata Djarot di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Kamis (21/9/2023).

Dia menyebut keluarga inti dimaksud, yakni suami istri dan anak-anaknya yang belum menikah.

Berita Rekomendasi

"Satu keluarga itu apa misalkan, suami istri. Apalagi? Anak. Itu tidak boleh. Itu yang dilarang, keluarga inti," ujar Djarot.

Djarot menegaskan kader dianggap tak bisa melakukan pendidikan politik apabila ada salah satu dari keluarganya berbeda partai.

Saat dikonfirmasi soal isu Kaesang bergabung dengan PSI, Sekjen PSI Isyana Bagoes Oka mengaku pihaknya masih belum bisa berbicara banyak. Dia hanya memohon doa kepada masyarakat Indonesia.

"Saya belum bisa berbicara banyak. Mohon doanya ya," kata Isyana kepada wartawan, Kamis (21/9/2023).

Sementara itu, Wakil Dewan Pembina PSI Grace Natalie juga mempertanyakan apakah orang yang di balik suara itu merupakan Kaesang. Jika benar, dia pun mengaku senang mendengar hal tersebut.

"Masa iya itu Mas Kaesang? serupa kan belum tentu sama. Kita berdoa aja," jelas Grace.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas