Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Putusan MK Soal Batas Usia Capres-Cawapres Tidak Pengaruh Strategi Tim Pemenangan Ganjar

Hal itu dikatakan Arsjad merespon pertanyaan apakah putusan MK akan pengaruhi strategi pemenangan Ganjar.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Daryono
zoom-in Putusan MK Soal Batas Usia Capres-Cawapres Tidak Pengaruh Strategi Tim Pemenangan Ganjar
Tribunnews/Taufik Ismail
Ketua TPN GP, Arsjad Rasjid 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Presiden, Arsjad Rasjid mengatakan putusan gugatan batas usia Capres-Cawapres merupakan ranah kewenangan Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal itu dikatakan Arsjad merespon pertanyaan apakah putusan MK akan pengaruhi strategi pemenangan Ganjar.

"Kalau mengenai MK, itu kan hak keputusan MK," katanya usai meresmikan media center TPN Ganjar Presiden, di Jalan Cemara No 19, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu malam (15/10/2023).

Pihaknya, kata Arsjad, fokus untuk memenangkan Ganjar di Pilpres 2024.

Jadi kata dia apapun keputusan MK nanti, tim pemenangan akan fokus menjalankan strategi  pemenangan Ganjar.

"Kami fokus di situ dan memastikan Mas Ganjar akan bisa menang di dalam konstestasi 2024 ini," katanya.

Berita Rekomendasi

"Jadi itu keputusan apapun yang ada ya kita akan fokus pada apa yang akan kita jalankan, karena kita fokus bahwa Mas Ganjar gitu ya," pungkasnya.

Baca juga: PSI Hormati Apapun Putusan MK Terkait Batas Usia Capres-Cawapres

Seperti diketahui, MK akan menggelar sidang putusan perkara batas usia capres-cawapres, pada Senin (16/10/2023) mendatang.

Adapun perkara yang akan diputus, di antaranya Nomor 29/PUU-XXI/2023 dengan pemohon Dedek Prayudi, yang merupakan pihak Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Kedua, Perkara Nomor 51/PUU-XXI/2023 dengan pemohon Yohanna Murtika dan Ahmad Ridha Sabana.

Ketiga, Perkara 55/PUU-XXI/2023 dengan pemohon Erman Safar dan Pandu Kesuma Dewangsa.

Keempat, Nomor Perkara 90/PUU-XXI/2023 dengan pemohon Almas Tsaqibbirru Re A.

Kelima, Perkara 91/PUU-XXI/2023 dengan pemohon Arkaan Wahyu Re A.

Keenam, Perkara 92/PUU-XXI/2023 dengan pemohon Melisa Mylitiachristi Tarandung.

Terakhir, Perkara Nomor 105/PUU-XXI/2023 dengan pemohon Soefianto Soetono dan Imam Hermanda. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas