Rencana Prabowo Impor 1,5 Juta Ekor Sapi Diklaim TKN Bakal Bermanfaat: Nanti Beranak Pinak
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Habiburokhman dampak itu nanti bakal dirasakan saat sapi-sapi impor sudah mulai beranak pinak.
Penulis: Mario Christian Sumampow
Editor: Malvyandie Haryadi
Laporan Wartawan Tribunews, Mario Christian Sumampow
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rencana calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto impor sapi perah sebanyak 1,5 juta ekor akan menjadi berdampak besar ke depannya.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Habiburokhman dampak itu nanti bakal dirasakan saat sapi-sapi impor sudah mulai beranak pinak.
"Tentu nggak bisa langsung terlaksana tanpa impor sapi itu, tetapi kan ke depannya enggak impor sapi itu akan beranak-pinak," ujar Habiburokhman saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2024).
"Ya akan beranak-pinak dan tentu akan mendatangkan manfaat yang jauh lebih besar," sambungnya.
Lebih lanjut, Habiburokhman menekan ide-ide yang ia sebut besar ini tidak akan pernah dimulai jika terus ditentang dengan hal-hal yang sifatnya begitu teknik.
"Kita enggak akan pernah mulai kalau hanya sekedar kita bertentangkan semua ide-ide besar tersebut dengan hal-hal yang sifatnya lebih teknis ya," pungkasnya.
Sebelumnya, Prabowo mengatakan akan mengimpor 1,5 juta ekor sapi bila terpilih menjadi presiden.
Hal tersebut untuk memenuhi kebutuhan susu dalam negeri saat menjalankan rencana program bagi-bagi susu gratis kepada 82 juta anak.
Prabowo menyebutkan kemungkinan sapi perah akan didatangkan dari India karena anggarannya lebih murah.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.