Wardatul Khairi Histeris, Putrinya Nyaris Diculik
Diantar menggunakan mobil patroli Kepolisian Sektor Jatinegara, Wardatul Khairi (39), menangis tersedu menceritakan
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Diantar menggunakan mobil patroli Kepolisian Sektor Jatinegara, Wardatul Khairi (39), menangis tersedu menceritakan data dirinya kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (19/6/2013) siang.
Ia melaporkan putrinya Selvina Mulida (12), yang diduga diculik seorang pria tak dikenal menggunakan sepeda motor dan memakai helm di Pasar Cipinang Elok, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur.
Menurutnya, tanpa perlawanan Selvina yang baru saja lulus Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Cipinang Muara ini langsung menuruti ajakan laki-laki yang mengaku sebagai guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 92.
Arneta (12), teman korban menuturkan, sebelum kejadian dia, Selvina dan dua orang temannya ingin mencari makan di kawasan Pasar Cipinang Elok selepas latihan menari di sekolah lamanya. Tiba-tiba pria tak dikenal itu menghampiri dan menawari korban untuk menumpang dengannya ke SMPN 92.
"Kami bertiga habis latihan menari, mau cari makan. Tapi tiba-tiba aja ada laki-laki sekitar umur 39 tahun nyamperin temen saya ngajak pergi, dan ngakunya sebagai guru di SMPN 92," kata Arneta saat melapor di Mapolsek Jatinegara bersama ibu dan gurunya, Rabu (19/6/2013).
Arneta menurutkan, laki-laki tersebut menjanjikan kepada Selvina akan memberikan formulir pendaftaran masuk sekolah jika korban ikut dengannya.
"Kami nggak bisa lihat muka laki-lakinya karena pake helm dan jaket coklat, tapi dia janjiin mau ngasih formulir pendaftaran," lanjutnya.
Setelah jauh keempat sahabat Selvi pun tersadar kalau Selvi telah menjadi korban penculikan, mereka pun langsung sms walikelas mereka.
"Bu, Selvi di culik," ujar Vera Wali Kelas VI SDN 02 Cipinang.
Vera pun langsung menelpon ibu korban, warga Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Pihak sekolah dan orang tua pun langsung panik begitu mendengar Selvi di culik, namun saat orang tua dan pihak sekolah tengah melapor ke Polsek Jatinegara, Selvi pun ditemukan di pinggir jalan kawasan Pasar Enjo, Cipinang Lontar, Pulogadung, Jakarta Timur. Diketahui pelaku hanya mengambil HP blackberry yang dipakai Selvi.
Lebih lanjut Vera mengatakan, di kawasan Cipinang Cempedak, sudah terdapat 3 orang murid SD-nya yang menjadi korban perampasan maling HP.
"Jadi sebenarnya yang di incar itu HP-nya," kata Vera.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.