Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hasil Tes Kejiwaan Brigadir Susanto Tidak Dibuka ke Publik

Hasil tes kejiwaan tersangka penembak mati atasan, Brigadir Susanto, tidak akan diungkap ke publik. Apa alasannya?

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Hasil Tes Kejiwaan Brigadir Susanto Tidak Dibuka ke Publik
Warta Kota/Adhy Kelana (Kla)
Jenazah Kepala Denma Polda Metro Jaya AKBP Pamudji yang meninggal karena dugaan ditembak anak buahnya, ditandu sejumlah aparat kepolisian untuk di makamkan di TPU Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (19/3/2014). Percekcokan Almarhum AKBP Pamudji dengan anak buahnya Brigadir Santoso ini diawali karena almarhum menegur anak buahnya yang sedang piket tidak mengenakam segam, percekcokan berakhir dengan suara letus senjatan api. 

"Kalau tes psikologi sebelum-sebelumnya, dia tidak ada masalah," katanya.

Menurutnya Susanto merupakan tersangka tunggal dalam peristiwa berdarah di ruang Piket Yanma Polda Metro Jaya, Selasa (18/3/2014) malam. Susanto disangkakan menjadi pelaku penembakan terhadap Pamudji hingga tewas.

Ia nekat melakukan aksinya akibat ditegur Pamudji karena tidak memakai seragam lengkap saat berdinas piket di Yanma Polda Metro.

Bapak dua anak yang masing-masing berusia 15 dan 10 tahun itu akan dijerat pasal 338 KUH tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal hingga 15 tahun penjara.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas