Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ahok Sebut Ada Gerakan Kelompok Politik Menolak Dirinya Jadi Gubernur

Basuki Tjahaja Purnama mengungkap berdasarkan laporan intelijen yang diterimanya saat ini ada gerakan politik yang tidak mau dirinya menjadi gubernur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Ahok Sebut Ada Gerakan Kelompok Politik Menolak  Dirinya Jadi Gubernur
Warta Kota/henry lopulalan
TIDAK TERGANGGU KERJA - Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di ruang kerjanya di Balai Kota. Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (10/11/2014). Ancaman Front Pembela Islam (FPI) ingin membuat gubernur tandingan tidak menganggu kerjanya. Warta Kota/henry lopulalan 

Laporan wartawan tribunnews.com : Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkap berdasarkan laporan intelijen yang diterimanya saat ini ada gerakan politik yang tidak mau dirinya menjadi gubernur.

"Saya membaca ada gerakan politik yang tidak menerima saya jadi gunernur. Makanya saya berterima kasih kepada intelijen saya," ungkap pria yang akrab disapa Ahok dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Daerah MUI Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Rabu (12/11/2014).

Dikatakannya, saat ini ada yang menggulirkan isu bila Ahok lawan Islam, bukan lagi Ahok lawan FPI.

"Kalau Ahok lawan FPI yang menang Ahok. Maka ada yang membuat isu di kalangan ibu-ibu bahwa Ahok musuh Islam," ungkapnya.

Berbagai fitnah untuk menjatuhkannya pun semakin santer belakangan ini. Seperti dituduh melarang jualan hewan kurban di trotoar dan sebagainya yang menyudutkan dirinya. Ahok sadar bila tuduhan-tuduhan tersebut merupakan imbas dari persoalan politik.

"Fitnah-fitnah seperti itu tidak ada dalam ajaran agama mana pun. Saya tahu ini persoalan politik," ucapnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Tags:
FPI
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas