Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Habis Afriyani, Muncullah Christopher

Meskipun kecelakaan lalu lintas menjadi persoalan besar, upaya menekan angka kecelakaan ini belum maksimal.

Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Habis Afriyani, Muncullah Christopher
Warta Kota/henry lopulalan
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kecelakaan maut di Jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2015). Dalam kejadian tersebut sebuah mobil Mitsubishi Outlander bernomor polisi B1658PJE menabrak tujuh sepeda motor dan sebuah mobil Avanza sehingga mengakibatkan empat orang tewas. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

”Infrastruktur menuntut kita untuk tertib. Kalau infrastruktur lengkap, kita relatif mudah untuk tertib. Tetapi, dengan kondisi trotoar saat ini, pejalan kaki suatu saat berjalan di trotoar, tetapi di saat yang lain enggak. Akibatnya, kita tidak biasa tertib berjalan di trotoar. Padahal, trotoar itu hak pejalan kaki. Kalau dia jalan tidak di trotoar, seharusnya dia salah,” katanya.

Ketua Koalisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus berharap kota bersahabat dengan pejalan kaki. ”Namun, tiga tahun setelah kejadian Afriyani, belum terlihat gerakan besar yang memberikan fasilitas bagi pejalan kaki. Dengan anggaran Rp 5 miliar, misalnya, pemprov bisa membuat zebra cross secara masif ketimbang membuat satu jembatan penyeberangan,” katanya.

Dia berharap ada perbaikan dan integrasi angkutan massal. Sebagian besar pejalan kaki juga menjadi pengguna angkutan massal karena berjalan kaki merupakan sarana transportasi pengumpan menuju halte atau stasiun angkutan umum. (Agnes Rita Sulistyawaty).

Sumber: KOMPAS
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas