Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Usai Bentrok Satpol PP-PKL, 200 Polisi Jaga Monas

Polisi menurunkan pasukannya untuk berjaga di kawasan Monumen Nasional (Monas).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Usai Bentrok Satpol PP-PKL, 200 Polisi Jaga Monas
KOMPAS TV
Aksi kejar-kejaran kembali mewarnai razia PKL di kawasan Monas, Jakarta Pusat. seorang pkl nekat lompat pagar monas yg berduri. Minggu (12/6/2015) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi menurunkan pasukannya untuk berjaga di kawasan Monumen Nasional (Monas). Hal ini dilakukan untuk membantu anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pasca-aksi anarkistis PKL Monas pada Sabtu (20/6/2015) malam.

"Polda Metro Jaya dalam hal ini tentu melakukan pengamanan yang ditingkatkan di lokasi, antisipasi semaksimal mungkin. Kapolda juga telah memerintahkan Kepala Biro Operasi dan Kapolres Jakpus untuk melakukan penjagaan optimal di lokasi," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar M Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2015).

Iqbal menambahkan, pasukan yang diturunkan untuk penjagaan di Monas ialah sebanyak dua satuan setingkat kompi (SSK) atau sekitar 200 orang. Para polisi tersebut disebar di beberapa titik Monas yang rawan aksi anarkistis, seperti di Pintu Monas Timur dan Lenggang Jakarta.

"Kapolda telah memerintahkan beberapa satker (satuan kerja) untuk melakukan penggalangan dan komunikasi agar tidak terjadi lagi hal seperti ini," ucap Iqbal.

Selain itu, pihaknya juga akan menindak tegas orang-orang yang terbukti melanggar hukum saat aksi anarkistis. Saat ini, polisi sudah menetapkan satu tersangka atas kejadian ricuh tersebut. Tersangka, R, diduga sebagai provokator saat PKL Monas ricuh, Sabtu malam.(Kahfi Dirga Cahya)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas