Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wagub Djarot: Pendatang Baru Terbuai Cerita Manis Jakarta

Cerita manis pemudik kepada kerabatnya di kampung halaman soal Jakarta, membuat lonjakan pendatang menyerbu ibu kota, begitu kata Wakil Gubernur DKI.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Wagub Djarot: Pendatang Baru Terbuai Cerita Manis Jakarta
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Pemudik tiba kembali di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2015). H+5 Lebaran arus balik ke Jakarta belum terlihat padat. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Cerita manis pemudik kepada kerabatnya di kampung halaman soal Jakarta, membuat lonjakan pendatang menyerbu ibu kota, begitu kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.

"Karena mereka cerita Jakarta yang maju, mereka cerita keberhasilannya. Sementara kesusahannya tidak diceritakan," kata Djarot dalam rapat koordinasi terkait penataan kota, trotoar dan urbanisasi di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2015).

Padahal, kata politikus PDI Perjuangan itu, tidak banyak para pendatang yang berhasil saat mengadu nasib di Jakarta. Ia menilai justru lebih banyak pendatang baru di Jakarta yang tidak berhasil untuk menaikkan derajat hidup.

"Mereka yang gagal itu seperti yang tinggal di bantaran sungai, atau kolong-kolong jembatan," tuturnya.

Menurut Djarot, solusi mengatasi arus balik sering terlupakan, karena itu pemerintah hanya memikirkan arus mudik semata. Padahal, sangat berbahaya jika pendatang yang tidak memiliki keterampilan khusus datang ke Jakarta.

"Karena kalau pikiran dia (pengangguran) sudah buntu, maka kriminalitas akan naik," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas