Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Siswa SD Tewas Dikeroyok, Kadis Pendidikan DKI Membela Diri

Proses pendampingan orangtua di luar sekolah juga jadi faktor penting agar anak terhindar dari kekerasan

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Siswa SD Tewas Dikeroyok, Kadis Pendidikan DKI Membela Diri
warta kota
Arie Budhiman 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kepala Dinas Pendidikan Arie Budhiman memastikan akan segera memutuskan sanksi untuk kepala sekolah dan guru SDN 07 Kebayoran Lama Utara.

Tetapi, dia juga membela diri dengan mengatakan bahwa kesalahan tidak hanya pihak sekolah.

"Dalam waktu dekat mungkin Rabu atau Kamis ini, prinsipnya kalau ada kelalaian pasti akan diberikan sanksi," katanya saat ditemui Warta Kota, Selasa (29/9) petang.

Arie mengatakan, salah satu alasan pemberian sanksi adalah kejadian terjadi di sekolah. Sehingga, paling tidak sekolah, baik guru dan kepala sekolah memang harus bertanggung jawab, ujarnya.

Namun menurut Arie, hal ini bukan berarti 100 persen merupakan tanggung jawab dari pihak sekolah. Ada unsur orangtua yang juga perlu bertanggung jawab.

"Jangan setiap insiden kekerasan yang terjadi kemudian selalu menyalahkan sekolah. Padahal, pengawasan orangtua sangatlah penting," ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan itu.

Ia mengatakan, proses pendampingan orangtua di luar sekolah juga jadi faktor penting agar anak terhindar dari kekerasan. Terutama, hingga anak berusia remaja seperti usia SMA.

BERITA TERKAIT

Terlebih, kata dia, arus informasi saat ini sangat cepat dan mudah diakses 24 jam terutama dengan hadirnya internet dan media lainnya.

"Setiap hari anak dikepung dengan berita berbau kekerasan, pembunuhan, dan lain-lain. Ini tentu di luar kewenangan sekolah atau Dinas Pendidikan. Karenanya, selain sekolah dan orangtua, maka berbagai pihak sebenarnya turut bertanggung jawab atas hal tersebut," jelasnya.

Seperti diberitakan, sanksi diberikan kepada kepala dan guru SDN 07 Kebayoran Lama Utara menyusul meninggalnya seorang siswa kelas II SD tersebut karena mendapatkan tindak kekerasan dari temannya, R (8).

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas