Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Begeng, Anak 'Broken Home' yang Dicueki Ibunya

Sang ibu mengaku sering menasehati Begeng agar tidak melulu luntang-lantung tanpa ada tujuan hidup.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Begeng, Anak 'Broken Home' yang Dicueki Ibunya
Warta Kota
Januar Arifin alias Begeng (35), tersangka penculik dan pembunuh bocah di Depok. 

"Pemeriksaan fisik dan kejiwaan juga melihat ada tidaknya kekerasan seksual yang dilakukan pelaku," kata Dwiyono, Selasa.

Menurutnya sampai saat ini hasil otopsi dari RS Polri Sukanto masih dianalisis untuk melihat ada tidaknya kekerasan seksual yang dilakukan pelaku.

Kasat Reskim Polresta Depok, Komisaris Teguh Nugroho menambahkan pemeriksana kejiwaan pelaku dengan menurunkan tim psikolog dari Komnas PA untuk melihat juga karakter dan perilaku seksual tersangka.

"Dari sana kita cari temuan bukti lainnya dengan berdasar karakter dan perilaku tersangka ini," kata Teguh.

Selain itu kata Teguh, tim psikolog akan juga melihat apakah latar belakang kehidupan pelaku mempengaruhi perilaku seksualnya saat ini.

Sampai Selasa sore, tim psikolog katanya masih melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap Begeng.

Dwiyono menambahkan untuk sementara pihaknya menyimpulkan bahwa Januar Arifin (35) alias Begeng, tersangka penculikan dan pembunuhan Jamaluddin (7) bocah kelas I SDN Beji 03, adalah pelaku tunggal dalam kasus ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal itu kata Dwiyono berdasarkan dari sejumlah alat bukti yang di dapat polisi, yakni barang bukti, olah TKP dana keterangan sejumlah saksi.

"Dari hasil olah TKP, barang bukti yang disita serta keterangan saksi, untuk sementara pelaku adalah tunggal," katanya.

Ditambah lagi, kata Dwiyono, pengakuan Begeng yang akhirnya mengaku ia melakukannya sendiri mulai dari menculik hingga membekap korban karena panik rumahnya digrebek polisi.

Walaupun begitu, kata Dwiyono, pemeriksaan dan pendalaman kasus ini masih terus dikembangkan.

Sehingga tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain di luar Begeng.

"Sebab pengakuan pelaku sebelumnya ia disuruh dua orang lain dan sempat membantah melakukan pembunuhan. Kami terus dalami motifnya menculik korban," kata Dwiyono.

Seperti diketahui, Jamaluddin (7), bocah kelas I SDN Beji 03, diculik dari rumahnya di Jalan H Asmawi, No 64 RT 08/15, Beji, Depok, Sabtu (6/2/2016) siang sepulang sekolah.

Bungsu dari 4 bersaudara itu, akhirnya ditemukan tewas tak bernyawa di kamar mandi rumah penculiknya Januar Arifin (35) Alias Begeng, di Jalan H Albaido RT 014/09, No.62, Kelurahan Lubang buaya, Kecamatan, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (7/2/2016) subuh.  (Budni Malau)

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas