Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapolda Metro Bantah Kecolongan Terkait Aksi Anarkis Demo Sopir Taksi

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Moechgiyarto membantah pihaknya kecolongan saat mengamankan aksi unjuk rasa Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) ya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Kapolda Metro Bantah Kecolongan Terkait Aksi Anarkis Demo Sopir Taksi
Tribunnews.com/ Glery Lazuardi
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Moechgiyarto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Moechgiyarto membantah pihaknya kecolongan saat mengamankan aksi unjuk rasa Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) yang berlangsung anarkis.

Dia menjelaskan, aksi anarkis itu terjadi karena para pengemudi angkutan darat tak bersepakat dengan aparat kepolisian.

Padahal sudah dilakukan rapat koordinasi sebanyak tiga kali.

"Bukan kecolongan, jadi mereka tak bersepakat dengan baik. Sudah tiga kali kami melakukan rapat dengan mereka," tutur Moechgiyarto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (22/3/2016).

Semula aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di Istana Negara, Balai Kota, dan gedung DPR/MPR.

Ternyata, menurut dia, sejak awal titik keberangkatan para pengemudi angkutan darat sudah brutal dan tak sesuai komitmen.

Rekomendasi Untuk Anda

"Walaupun brutal masih batas toleransi karena masih bisa kami antisipasi dengan baik tak melebar meluas. Buktinya antisipasi dengan baik mereka sudah tertib kembali," kata dia.

Terkait unjuk rasa anarkis tersebut 83 orang diamankan pihak kepolisian.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas