Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ke KPK, Ahok Bawa Dokumen yang Pernah Diberikan ke BPK dan Bareskrim

Ahok akan dimintai keterangan terkait indikasi adanya kerugian uang negara dalam pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ke KPK, Ahok Bawa Dokumen yang Pernah Diberikan ke BPK dan Bareskrim
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut tidak tahu secara spesifik maksud pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa (12/4/2016).

Ahok akan dimintai keterangan terkait indikasi adanya kerugian uang negara dalam pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Namun secara spesifik Ahok mengaku tidak tahu apa yang ingin diminta KPK.

Lebih dulu, KPK sudah meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit investigasi pembelian lahan tersebut. Hasilnya pun sudah diserahkan ke KPK.

"Tidak tahu saya. Makanya saya juga pengin tahu, karena kan dulu LSM laporin ke KPK. KPK tulis surat minta audit investisgasi BPK, lalu KPK komentar tidak ketemu niat jahat. Nah ini saya tidak tahu KPK mau minta apa," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (12/4/2016).

Namun begitu dia sudah menyiapkan sejumlah dokumen untuk dibawa saat memenuhi panggilan KPK.

"Ya siapin dokumen yang persis di BPK sama di Bareskrim saja," imbuh dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam audit BPK pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2014 terindikasi merugikan keuangan daerah berkisar Rp191 miliar.

BPK menemukan enam indikasi penyimpangan dalam proses pengadaan tanah, yaitu penyimpangan dalam tahap perencanaan, penganggaran, tim, pengadaan pembelian lahan RS Sumber Waras, penentuan harga, dan penyerahan hasil.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas