Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sekelumit Asal Usul Masjid Luar Batang dan Cerita Air Pengurus Masjid

"Ya Allah ya Rabb tolong di rumah saya air hidup karena air mati dan bukakan pintu Rizki hamba sebagaimana kencang dan derasnya air yang mengalir ini,

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
zoom-in Sekelumit Asal Usul Masjid Luar Batang dan Cerita Air Pengurus Masjid
Tribunnews.com/Yurike Budiman
Masjid Keramat Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. 

Kebetulan suatu ketika PDAM yang mengairi rumah Amin mati sehingga kesulitan air.

Ketika ia sedang mengisi air di masjid tersebut, dirinya berdoa kepada Allah agar air dirumahnya mengalir deras seperti air yang berada di Masjid Luar Batang.

"Ya Allah ya Rabb tolong di rumah saya air hidup karena air mati dan bukakan pintu Rizki hamba sebagaimana kencang dan derasnya air yang mengalir ini," tutur Amin berdoa saat itu.

Setelah mengisi air di masjid, lantas ia pun pulang ke rumah dan menghidupkan air di rumahnya, ternyata doa yang ia panjatkan dikabulkan Allah.

"Alhamdulillah begitu pulang saya hidupkan air, kolam atas dan bawah penuh, tapi tetangga beritahu air itu gak keluar sama sekali," ungkapnya.

Menurutnya meskipun ada kuburan di masjid yang dijaganya, bukan berarti berdoa meminta terhadap yang menghuni kuburannya.

Tetapi tetap dalam memanjatkan doa permintaannya kepada Allah. Sehingga menurutnya tidak ada istilah mistik.

Rekomendasi Untuk Anda

"Nggak ada istilah mistis karena kan kita bukan perdukunan, kalau kita kan bermunajat kepada Allah, dilarang meminta kepada kuburan, doa ya di Masjid, ngaji di makam," tuturnya.

Lain hal dengan Nining, seorang ibu asal Purworejo yang ditemui Tribunnews.com saat setelah mengaji di makam.

Ia mengatakan setelah adanya penggusuran Pasar Ikan yang berada tak jauh dari Luar Batang, ia merasa terpanggil untuk mendatangi Masjid tersebut.

"Saya sedih lihat foto di media, saya bukan warga sini tapi saya ikut merasakan. Daerah ini jangan sampai kena gusur juga, nanti bisa kena tulah. Saya bisa lihat ke depannya bagaimana kalau diteruskan," ujarnya.

Nining mengaku dirinya mempunyai pengalaman spiritual di Masjid Keramat Luar Batang setelah lebih dari tiga kali mengunjunginya.

Ia juga menyarankan agar hati dan pikiran selalu sejalan.

"Kalau mau sukses dan dijauhi dari yang jahat, hati dan pikiran harus sejalan, mbak," ujarnya.

Bukan Tempat Wisata

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas