Empat Pelaku Pembunuh WNA Somalia Dibekuk
Motif diduga korban mabuk. Lalu, bertemu dengan gerombolan pemuda
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aparat kepolisian menangkap empat pelaku pengeroyokan WNA asal Somalia, Ahmed Mohammad (19) di Jalan Kebon Baru, Tebet, pada Kamis (21/4).
Mereka yaitu, AS (24) warga Gang G1, RT 06/06, Kebon Baru, MF (18) warga Jalan Asem Baris, Gang G, RT 03/06, Kebon Baru, RRN (21) warga Jalan Tebet Timur Dalam, RT 05/11, Tebet, dan M (19) warga RT 03/06, Kebon Baru.
Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joynaldo mengatakan, pengungsi UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees) itu diduga sebelum dibunuh berada dalam kondisi mabuk sehingga berbuat onar di jalan.
"Motif diduga korban mabuk. Lalu, bertemu dengan gerombolan pemuda," tutur AKP Joynaldo kepada wartawan, Kamis (21/4/2016).
Setelah insiden itu, berselang beberapa lama kemudian, aparat kepolisian mengejar para pelaku yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian. Salah satu pelaku pun diketahui masih berstatus sebagai pelajar SMA.
"Empat pelaku sudah kami amankan. Ada yang dikediamannya, ada juga yang lagi nongkrong di jalanan. Dua pelaku lainnya masih dilakukan pengejaran," kata dia.
Seorang pria ditemukan tewas di Jalan Kebon Baru, Tebet pada Kamis (21/4) pagi.
Saat ditemukan mayat itu dipenuhi luka bekas senjata tajam.
Setelah aparat kepolisian melakukan penelusuran, korban diketahui bernama Ahmed Mohammad Ahmed (19), seorang pria asal Somalia.
Korban tinggal di tempat kos Jalan D, Gang Buntu, Kebon Baru, Tebet. Dia merupakan pengungsi UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees).
Untuk keperluan penyelidikan, kata dia, jenazah pria yang diduga dibunuh itu dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, untuk keperluan Visum et repertum dan outopsi.
Saat ini, aparat kepolisian sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi di lokasi.