Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengakuan Ahok, Rumahnya Pernah Terendam Sampai Satu Meter

Dia juga mengaku beberapa kali rumahnya yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk tergenang karena banjir rob.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Valdy Arief
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Pengakuan Ahok, Rumahnya Pernah Terendam Sampai Satu Meter
KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA
Petugas gabungan bekerja sama menutup tanggul Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara, yang jebol dengan menggunakan kantong berisi pasir, Sabtu (4/6/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketidakmampuan tanggul yang berada di kawasan Pantai Mutiara Jakarta untuk menahan luapan air ke darat karena arus pasang laut, bukan hal baru.

Demikian pendapat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dia bahkan mengaku sering melihat kawasan pemukiman rumahnya tergenang air saat pulang bekerja.

"Pantai Mutiara itu sudah sering tanggul jebol. Rumah saya sering, pulang malam sudah banjir saja," kata Ahok usai bertemu para guru dan kepala sekolah seluruh Jakarta di Tzu Chi Primary School, Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Sabtu (4/6/2016).

Dia juga mengaku beberapa kali rumahnya yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk tergenang karena banjir rob.

Bahkan pernah sampai terendam sampai sekitar satu meter.

"Pernah sampai segini rumah saya terendam," kata Ahok sembari menirukan batas genangan air di bagian pahanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun jebolnya tanggul Pantai Mutiara pada Jumat (3/4/2016) malam, disebut Ahok, tidak berimbas ke rumahnya.

Ahok menyebutkan, sebenarnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyewa jasa konsultan asal Belanda untuk menilai kualitas tanggul.

Hasil evaluasi tersebut menyatakan tebal tanggul di Jakarta terlampau tipis guna menahan banjir rob.

Upaya menanggapi hasil evaluasi konsultan itu juga hendak ditindaklanjuti.

Hanya saja, Pemerintah DKI Jakarta memilih membebankan pada pengembang kawasa  Pantai Mutiara, PT Intiland Development Tbk.

"Makanya kami minta kewajiban pada pengembang. Jadi pengembang Pantai Mutiara yang kerjakan," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas