Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Hitung-hitungan Pilkada DKI: Agus-Sylvi, Faktor SBY dan Dukungan 9 Parpol (3)

Para kiai di kampung-kampung dan ulama NU se-DKI Jakarta sudah merapatkan barisan untuk memenangkan Agus-Silvy.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Hitung-hitungan Pilkada DKI: Agus-Sylvi, Faktor SBY dan Dukungan 9 Parpol (3)
Tribunnews/JEPRIMA
Istri calon gubernur gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono (kanan), Annisa Pohan (kiri), setia mendampingi suaminya usai mengikuti tes bebas narkotika di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Cawang, Jakarta Timur, Minggu (25/9/2016). Keduanya berada di kantor BNN hanya sekitar 10 menit. Tribunnews/Jeprima 

Menurut Cak Imin, partainya tidak akan gentar menghadapi strategi politik dari pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

"Basis Nadhlatul Ulama (NU) akan full support. Kami sudah susun pemetaan pemenangan. Agus-Sylvi pasti menang satu putaran," kata Cak Imin, di kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (28/9).

Menurutnya, berdasarkan hasil survei yang terus dilakukan, pasangan Agus-Sylvi sebagai calon pemimpin DKI yang diharapkan warga Jakarta.

"Survei terus dilakukan, trennya terus positif," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Cak Imin meyakini permohonan uji materi terkait Undang-Undang Pilkada yang dilayangkan Ahok bakal ditolak Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Ia menegaskan, strategi Ahok bakal tumbang.

"Sekuat apapun rekayasa petahana, Ahok pasti tumbang," tandasnya.

Sementara itu, pasangan Agus-Sylvi juga diperkirakan akan menjadi kuda hitam dalam Pilkada DKI Jakarta kali ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Karena itu pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, kata pengamat politik dari Indonesian Parliamentary Center (IPC) Sulastio, jangan pandang sebelah mata pasangan sulung SBY itu.

"Peluang pasti ada karna preferensi pemilih masih dapat berubah hingga hari H banyak faktor penyebabnya," ujarnya.

Untuk jadi kuda hitam, imbuhnya juga tentu akan sangat tergantung dari sikap dan perilaku petahana serta kepiawaian Agus-Silvi menarik simpati publik Jakarta.

Hal ini juga kata dia, kuat terkait bagaimana Agus-Sylvi menjual ide dan program mereka ke publik.

Terkait dukungan sejumlah partai non parlemen dan ormas, dia tegaskan, itu tidak akan banyak berpengaruh.

"Pemilih Jakarta jauh lebih cerdas dan lebih percaya pada konsep dan solusi yang masuk akal untuk menyelesaikan masalah Jakarta yang sudah menumpuk," jelasnya.

Lebih lanjut Pengamat politik dari lembaga kajian Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago menilai, adanya dukungan PAN dan PKB, paslon tersebut diyakini akan mendapatkan limpahan elektoral dari ormas yang lekat dengan kedua parpol tersebut, yakni Muhammadiyah dan NU.

Pasangan Agus-Sylvi juga masih memiliki SBY yang diyakini bakal menjadi penasihat Agus dalam kontestasi pilkada. Kehebatan SBY dalam strategi politik dipandang akan membantu Agus-Sylviana di pilkada.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas