Hitung-hitungan Pilkada DKI: Agus-Sylvi, Faktor SBY dan Dukungan 9 Parpol (3)
Para kiai di kampung-kampung dan ulama NU se-DKI Jakarta sudah merapatkan barisan untuk memenangkan Agus-Silvy.
Penulis:
Srihandriatmo Malau
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
"Dugaanku, SBY mencanangkan, jikapun tidak menang, setidaknya tidak gagal di putaran pertama."
"Alias mereka akan bekerja keras untuk mendorong pasangan ini masuk ke putaran kedua. Jika pasangan ini masuk ke putaran kedua, ada potensi mereka memenangkan pilkada," jelasnya.
Sebab, imbuhnya, besar kemungkinan di putaran kedua, koalisi Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan merapat ke koalisi pimpinan SBY alias koalisi Cikeas.
Bila itu yang terjadi maka Ahok tak mudah memenangkan pilkada DKI Jakarta, meskipun di awal ini sulit bagi Agus-Sylvi sulit mengejar pasangan petahana Ahok-Djarot.
"Sekalipun petahana sendiri belum tentu mendapatkan suara untuk menang dalam satu putaran," jelasnya.
Dia menduga Pilkada DKI kali ini akan berlangsung dalam dua putaran. Pada putaran pertama, persaingan sengit terjadi antara Agus-Sylvi dan Anies-Sandi untuk berebut suara menuju putara kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.
"Bila itu yang terjadi maka Ahok tak mudah memenangkan pilkada DKI," ujarnya.
Jika ditilik dari total jumlah suara partai pengusung, maka perkiraan suara buat Agus-Sylviana mencapai 1.246.096 suara. Yang terdiri dari Partai Demokrat (360.929 suara), PPP (452.224), PKB (260.159), dan PAN (172.784). (*)
Baca tanpa iklan