Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Hitung-hitungan Pilkada DKI: Agus-Sylvi, Faktor SBY dan Dukungan 9 Parpol (3)

Para kiai di kampung-kampung dan ulama NU se-DKI Jakarta sudah merapatkan barisan untuk memenangkan Agus-Silvy.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Hitung-hitungan Pilkada DKI: Agus-Sylvi, Faktor SBY dan Dukungan 9 Parpol (3)
Tribunnews/JEPRIMA
Istri calon gubernur gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono (kanan), Annisa Pohan (kiri), setia mendampingi suaminya usai mengikuti tes bebas narkotika di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Cawang, Jakarta Timur, Minggu (25/9/2016). Keduanya berada di kantor BNN hanya sekitar 10 menit. Tribunnews/Jeprima 

Selain itu, Agus yang pernah berkarier di bidang militer akan memperoleh simpati dari kalangan TNI dan pensiunan. Agus kini juga dipandang menjadi idola baru para pemilih muda.

Lebih lanjut oleh banyak pengamat diprediksi pasangan Agus-Sylvi dan Anies-Sandi akan saling kejar mengejar dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.

Baik pasangan Agus maupun Anies oleh Pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia, Ray Rangkuti dinilai akan berebut suara yang belum memilih pasangan petahana Ahok-Djarot Saiful Hidayat, yang diusung PDIP, Golkar, NasDem dan Hanura.

"Persaingan kerasnya memang ada pada dua pasangan lain, Agus-Syilvi dan Anis-Sandiaga. Kedua pasangan ini bisa saling kejar mengejar. Sekalipun, di atas kertas, pasangan Anis-Sandiaga masih lebih dijagokan," ujarnya.

Pokok soalnya, dia jelaskan, pemilih Agus-Syilvi behimpitan dengan pemilih Anis-Sandiaga.

"Mereka sama-sama merebut pangsa pasar yang belum memilih pilihan ke Ahok. Dan pangsa pasar itu relatif homogen. Yaitu pemilih yang memiliki alasan tdk memilih Ahok-Djarot karena keyakinan," jelasnya.

Anis misalnya, mungkin akan kesulitan menarik pemilih dari kalangan muslim moderat. Dua partai pendukungnya tidak menunjang wajah Anis yang dikenal selama ini sebagai muslim moderat.

Rekomendasi Untuk Anda

Di luar itu, dengan tidak bergabungnya 3 partai dengan basis muslim, juga menyulitkan Anis-Sandi untuk mengkonsolidasikan suara dari sebagian pemilih muslim.

"Sebab, pemilih muslim memiliki pilihan setidaknya ada pada dua pasangan. Di sinilah persaingan dua pasangan ini terlihat akan ketat," jelasnya.

Lebih dari itu dia melihat Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diperkirakan akan betul-betul mengeluarkan segala kemampuannya dan kekuatan Partai untuk memenangkan pasangan Agus-Sylvi dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Pun demikian SBY, Pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia, Ray Rangkuti melihat akan mendorong kekuatan Parpol pendukung di Koalisi Cikeas untuk bekerja keras untuk anak sulungnya yang tengah berjuang di Pilkada DKI.

Karena SBY kata dia, pasti menyadari kekuatan pasangan koalisi Cikeas ini bukan terletak pada calon tetapi pada Partai yang ada di belakangnya.

"Semua kekuatan partai akan dikerahkan. Lebih khusus tentunya partai Demokrat dan pak SBY. SBY tentu sadar betuk bahwa suara Agus masih jauh dari yang diharapkan. SBY akan mengerahkan semua kemampuan diri dan partainya," ujar Ray.

"Saya pikir, partai pendukung Agus benar-benar akan bekerja keras. Mereka tentu sadar kekuatan pasangan ini ada pada partainya, bukan pada personal calonnya," tambahnya.

Dia melihat SBY tidak melihat kompetisi Pilkada DKI kali ini bukan soal memenangkan kursi DKI 1 saja. Tetapi yakni soal masa depan karir politik anak sulungnya yang sudah memutuskan mengakhiri karir militernya beralih ke politik mengikuti jejaknya.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas