Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Merasa Kampanyenya Diganggu, Djarot: Ada Pihak yang Agak Grogi

"Saya menganggap bahwa gangguan-gangguan itu, karena ada pihak-pihak yang agak grogi, takut kali ya? Ada yg takut kalah kali ya?"

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Malvyandie Haryadi
zoom-in Merasa Kampanyenya Diganggu, Djarot: Ada Pihak yang Agak Grogi
Tribunnews.com/Dennis Destriyawan
Djarot Saiful Hidayat 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sebut ada pihak yang berusaha mengganggu pencalonannya bersama calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Djarot meyakini peluangnya terpilih kembali pada Pemilihan Kepala Daerah Jakarta masih terbuka lebar.

Berkaca dari hasil survei yang memaparkan elektabilitasnya masih di atas kedua pasangan calon lainnya, yakni Agus Yudhoyono-Sylviana Murni dan Anies Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno.

"Peluangnya, sampai sekarang ini gede. Berbagai macam survei menang trus. Ya enggak?" ucap Djarot di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (13/11/2016).

Berdasarkan hasil survei dari Lingkaran Survei Indonesia, elektabilitas Ahok-Djarot 24,6 persen.

Pasangan lain, yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni 20,9 persen, serta pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno dengan 20 persen.

Berita Rekomendasi

Hanya saja, hasil survei itu, menunjukan elektabilitas Ahok-Djarot terus tergerus.

Djarot meyakini, ada pihak yang hendak mengganggu pencalonannya dengan Ahok, melalui penolakan-penolakan yang kerap terjadi saat pasangan petahana itu, ingin kampanye menyapa warga dan menjelaskan visi-misi mereka.

"Saya menganggap bahwa gangguan-gangguan itu, karena ada pihak-pihak yang agak grogi, takut kali ya? Ada yg takut kalah kali ya?" tutup Djarot.

Djarot menjelaskan, cara-cara penolakan semisal saat dirinya datang ke Kampung Nelayan, Cilincing, Jakarta Utara, tidak adil.

"Kalau mau fair mari kita bersaing secara fair. Kami, meskipun, di basis kami, kami tidak pernah menolak kehadiran kandidat yang lain termasuk di basis-basis PDIP tidak boleh menolak siapapun juga," tutup Djarot.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas