Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Viral di Dunia Maya, Kicauan Gadis Menguak Fakta Mengerikan Kerusuhan Mei 98

Salah satunya adalah cerita tentang wanita yang berpura-pura menjadi mayat dengan celana dalam diperciki darah supaya...

Penulis: Rendy Sadikin
zoom-in Viral di Dunia Maya, Kicauan Gadis Menguak Fakta Mengerikan Kerusuhan Mei 98
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah kendaraan melintas di depan mural penuntutan kasus tragedi 12 Mei di Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat, Selasa (12/5/2016). Mural tersebut merupakan kritik sosial kepada pemerintah untuk segera menuntaskan kasus tragedi 12 Mei 1998 yang menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti 

Dasar gue anak ndablek, gue bosen dianter turun ke lobby sekalian cari makan. Pas lift kebuka, ada bapak2 masuk ke lobby, berlumuran darah

Teriak2 soal massa sudah sampai dimana. Gue lupa detailnya. Langsung diseret nyokap naik lagi ke kamar.

Waktu mau pesan makan, bagian kitchen minta maaf - makanan habis, mereka cuma ada nasi putih dan telor. Mentok cuma bisa pesen nasi goreng.

Bahkan yang punya privilege untuk bisa kabur dari rumah, suasana mencekam. Bagaimana dengan yang ngga beruntung?

Tante gue hampir jatuh miskin karena semua tokonya di Mangga Dua dibakar. 10 tahun berusaha bangkit dari 0.

Teman nyokap gue punya adik yang agak autistik. Diperkosa massal. Sampai hari ini linglung, takut dengan orang yang bukan keluarganya.

Gue sama nyokap dimasukin grup kedutaan belanda yang diungsikan keluar Jakarta. Gue di Singapore waktu Soeharto turun.

Berita Rekomendasi

Anak2 orang kedutaan banyak yang anak JIS. For some reason mereka masih sempet party lulus2an di Singapore.

Abis itu ke Belanda. 2-3 bulan hidup dari rumah tante ke rumah tante yg lain. Setelah gede, baru sadar: apa bedanya gue sama syrian refugee?

Hampir ga ketemu bokap selama 2-3 bulan itu. Dia ngungsiin orang2 kedutaan dan nyelamatin aset2 bank sebelum bank keburu dibakar.

Gue inget ada berantem gede antara bokap dan nyokap - apakah kita mau stay di Belanda, atau pulang ke Indonesia. Pada akhirnya ya, pulang.

Ngga lama setelah pulang, kejadian Semanggi 1. Ngungsi lagi. Kali ini ke Bali. Tinggal di Bali setahun.

Tahun2 ini berat untuk pernikahan bokap nyokap gue. Mereka kepisah, nyokap urus anak dan khawatir bokap kenapa2 di Jakarta.

Gue baru tau apa yang terjadi waktu gue di Bali. Cerita tentang toko2 hancur, rumah2 dijarah, c**a-c**a dibunuh dan diperkosa.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas