Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Tindak Tegas Pemilik Mobil Mewah yang Bandel Bayar Pajak, Sandaga Bakal Umumkan Nama-namanya 

akil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno ingin meningkatkan kepatuhan wajib pajak bagi para pemilik mobil mewah yang menunggak pajak.

Tindak Tegas Pemilik Mobil Mewah yang Bandel Bayar Pajak, Sandaga Bakal Umumkan Nama-namanya 
TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA
Sandiaga Uno ketika ditemui di Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DJKN). Jumat (2/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno ingin meningkatkan kepatuhan wajib pajak bagi para pemilik mobil mewah yang menunggak pajak.

Sandiaga bertutur kemungkinan para pemilik mobil mewah menunggak pajak karna tidak sengaja atau tercecer dokumennya.

Oleh karna itu dirinya ingin mengingatkan para pemilik untuk melaksanakan wajib pajak.

"Ya tentunya kita ingin peningkatan kepatuhan daripada teman-teman yang selama ini punya mobil-mobil mewah yang mungkin tidak sengaja, atau mungkin bercecer," ujar Sandiaga Uno saat ditemui di DJKN, Jumat (2/2/2018).

"Nah kita ingin membantu mereka, mengingatkan mereka untuk memenuhi kewajibannya," tambahnya.

Baca: Luna Maya Sudah Berikan Seragam Pernikahan? Ini Komentar Sahabatnya

Sandiaga Uno menuturkan perlu untuk meningkatkan kesadaran pajak bagi para penunggak pajak. Karena mereka telah menggunakan fasilitas di Pemprov DKI.

"Tapi kita ingin meningkatkan kepatuhannya. Karena mereka menggunakan fasilitas di Pemprov DKI, jalan. Tentunya kita juga ingin meningkatkan revenue kita," ujar Sandi.

Untuk nama-nama pemilik mobil mewah yang menunggak pajak, dirinya berucap tidak perlu sampai mengumumkan nama-namanya. Terkecuali jika pemilik mobil tersebut terus membandel.

"Harapan kami tidak perlu diumumkan, mereka langsung bayar," ujar Sandi

"Tapi kalau misalnya sampai sekarang ada yang membandel terus, sudah diingatkan berkali-kali. Saran dari beberapa lembaga yang bekerja sama dengan kita adalah diumumkan," jelasnya.

Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas