Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Dengan Tenang, Umar Kei Akui salah Terjerat Narkoba

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membekuk dan mengamankan Ketua Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) Umar Kei bersama tiga rekannya

Dengan Tenang, Umar Kei Akui salah Terjerat Narkoba
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Tersangka Umar Ohoiten atau Umar Kei ditunjukan Polisi saat rilis kepemilikan narkoba di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/8/2019). Polda Metro Jaya menetapkan Umar Kei sebagai tersangka kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 2,91 gram dan juga menyita senjata api jenis revolver dengan enam buah butir peluru. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membekuk dan mengamankan Ketua

Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) Umar Kei bersama tiga rekannya dari sebuah hotel di  Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019).

Saat dibekuk keempatnya sedang mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Dari tangan mereka disita 2,91 gram sabu dalam 5 klip. Selain itu dari tangan Umar Kei juga disita dua senjata api

Rilis penangkapan Umar Kei oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis (15/8/2019). (Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau) jenis revolver dengan 6 butir peluru.

Ketiga rekan Umar Kei yang turut diamankan adalah AS, ST dan EB.

Dalam konferensi pers atas kasus ini, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menghadirkan tersangka Umar Kei dan tiga rekannya ke hadapan wartawan, Kamis (15/14/2019).

Umar Kei dan tiga rekannya hadir mengenakan baju tahanan warna oranye. Kedua tangan keempatnya tampak diborgol ke

belakang.

Baca: Polisi Ungkap Cara Umar Kei Dapatkan Sabu

Wajah Umar tampak tenang dan sesekali tersenyum.

Usai keterangan polisi, Umar Kei kemudian memberikan pernyataanya. Ia meminta maaf ke rekan, keluarga dan

Rilis penangkapan Umar Kei oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis (15/8/2019).

semua pihak serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

 "Saya atas nama diri saya, dalam kesempatan ini, yang sudah menjadi bukti. Pertama saya mengakui saya bersalah. Saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dan yang kedua mohon maaf saya kepada semua teman-teman yang ada diluar, baik dari aparat Polri juga terutama keluarga besar saya," kata Umar.

(Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas