Kata Warga soal Nyanyian Wali Kota Depok di Lampu Merah: Ada yang Bilang Bikin Pusing Hingga Lucu
Pantauan Kompas.com di lokasi pada Senin (2/9/2019), saat lampu lalu lintas mulai merah terdengar pesan-pesan tata tertib lalu lintas
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Risma mengaku tak terganggu dengan pemutaran lagu "Hati-hati" yang dinyanyikan Wali Kota Depok itu.
"Saya aja jadi inget lagunya, 'hati-hati di jalanan jangan ugal-ugalan'," ucapnya sembari bernyanyi.
Adapun jadwal pemutaran lagu tersebut berlangsung pagi hari dari pukul 06.00 hingga pukul 10.00 WIB.
Lalu, sore hari dari pukul 16.00 hingga pukul 17.30 WIB.
Kepala Dinas Perhubungan Depok, Dadang Wihana menjelaskan, pemutaran masih akan dilakukan di Simpang Ramanda terlebih dahulu.
Apabila berjalan efisien maka lagu juga akan diputar di lampu merah lainnya.
"(Speaker) sementara (untuk) uji coba contraflow Jalan Arif Rahman Hakim. (Iya) di (simpang) Ramanda dulu (pemutaran lagu)," ujar Dadang.
Pemutaran lagu itu diketahui bukan bertujuan untuk mengatasi macet atau menghibur pengendara yang terkena macet.
Baca: Seorang Ibu di Depok Tewas Gantung Diri di Pohon
Baca: Pengakuan Pembunuh Tukang Pengantar Ayam di Depok: Saya Gorok dari Belakang dan Tusuk Dadanya
Lagu itu diputar agar pengendara lebih sadar untuk tertib lalu lintas.
"Jadi agar pengendara itu mengerti kesabaran dalam berkendara. Jadi saat lampu merah menyala pengendara di situ diberikan peringatan untuk tertib lalu lintas. Ketika tertib lalu lintas maka arus lalin akan mengalir dengan lancar," kata Dadang, Selasa (16/7/2019).
Penulis: Cynthia Lova
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Pro Kontra Warga terhadap Lagu Hati-hati Nyanyian Wali Kota Depok