Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Politikus PDIP Kritisi Kenaikan Anggaran Untuk TGUPP DKI

Tahun 2020, anggaran TGUPP yang diusulkan dalam draf anggaran KUA-PPAS DKI Jakarta naik Rp 7,5 miliar menjadi Rp 26,57 miliar.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Politikus PDIP Kritisi Kenaikan Anggaran Untuk TGUPP DKI
KOMPAS IMAGES
Gembong Warsono 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggaran Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta menjadi sorotan.

Anggaran untuk tim yang beranggotakan 67 orang tersebut pada 2019 sebesar Rp 18,99 miliar.

Tahun 2020, anggaran TGUPP yang diusulkan dalam draf anggaran KUA-PPAS DKI Jakarta naik Rp 7,5 miliar menjadi Rp 26,57 miliar.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono pun memberikan kritik tajam atas kenaikan anggaran untuk TGUPP tersebut.

Baca: PNS di Kupang Tewas Usai Motor yang Dikendarai Tabrak Batu Karang

"Setiap tahun pak Anies mencoba menaikan terus anggaran TGUPP itu karena dia ingin menaikan jumlahnya (anggota). Kenapa dinaikan jumlahnya? Supaya tim suksesnya bisa tertampung semua, sederhana," kata Gembong Warsono saat dihubungi, Jumat (4/10/2019).

Berbicara tentang kinerja TGUPP, Gembong mengaku tidak begitu tahu.

Rekomendasi Untuk Anda

Satu-satunya pihak yang mengetahui urusan tersebut hanya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Baca: Simak Ritual Unik Bek Jepang Kala Tampil di Atas Lapangan Pertandingan

Menurut Gembong, masyarakat tidak terlalu merasakan manfaat dengan hadirnya TGUPP.

"Tanyakan ke pak Gubernur. Karena memang sekali lagi manfaat TGUPP tidak terlalu signifikan bagi masyarakat. Kenapa tidak signifikan? Karena memang tidak bisa dirasakan, yang bisa merasakan hanya pak Gubernur," kata dia.

Baca: Daftar Top Skor Liga 1: Pemain Persela Jadi Raja Gol, Lalu Siapa Pilar Lokal yang Masuk Daftar?

Sebagai penyusun anggaran, termasuk untuk TGUPP, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta semestinya juga harus mempertanggungjawabkan dana yang bersumber dari uang rakyat tersebut.

"Tetapi Bappeda kan tidak pernah kunjung menyampaikan kepada publik atas pertanggungjawaban dari TGUPP itu," ujarnya.

Tanggapan Anies

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membantah ada kenaikan anggaran untuk Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) sebesar Rp 7,5 miliar pada tahun 2020 mendatang.

Ia menyebut, nilai anggaran TGUPP untuk tahun depan masih sama seperti tahun ini yakni Rp 18,99 miliar.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas