Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kuasa Hukum Sebut Aktivis Papua yang Ditahan Ada yang Kepalanya Benjol Hingga sakit Gigi

"Untuk Doni Tabuni ada benjolan di kepalanya. Harus ditangani dokter spesialis untuk operasi," ujar dia

Kuasa Hukum Sebut Aktivis Papua yang Ditahan Ada yang Kepalanya Benjol Hingga sakit Gigi
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Tim Advokasi Papua mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum enam aktivis Papua yang tergabung dalam Tim Advokasi Papua, Michael Hilman mengungkapkan kondisi terkini kliennya.

Saat ini, enam aktivis Papua yaitu Surya Anta, Charles Kossay, Dano Tabuni, Isay Wenda, Ambrosius Mulait dan Arina Elopere, ditahan di Mako Brimob, Depok.

"Dia dikasih obat antibiotik karena THT," kata Michael di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Selasa (22/10/2019).

Sementara, Michael mengungkapkan Ambrosius Mulait menderita sakit gigi dan memerlukan bantuan medis untuk pencabutan.

"Untuk Doni Tabuni ada benjolan di kepalanya. Harus ditangani dokter spesialis untuk operasi," ujar dia.

Ia turut membeberkan kondisi terkini Ariana Elopere.

Menurutnya, Ariana mengalami halusinasi dan butuh bantuan psikiater.

"Ariana (ditahan) di ruangan terpisah dari kawan-kawannya. Kalau kelamaan sendiri, tidak ada teman ngobrol, bisa terganggu psikisnya," ucap Michael.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap enam aktivis Papua pada 30 dan 31 Agustus 2019.

Mereka dianggap melakukan tindakan makar lantaran mengibarkan bendera bintang kejora saat aksi demonstrasi di depan Istana Negara, 28 Agustus 2019.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas