Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus First Travel

Sejumlah Jemaah Korban First Travel Pingsan Dengar Hakim PN Depok Putuskan Sidang Ditunda

Suasana persidangan pun sempat berlangsung ricuh hingga sejumlah jamaah pingsan berjatuhan

Sejumlah Jemaah Korban First Travel Pingsan Dengar Hakim PN Depok Putuskan Sidang Ditunda
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Para jamaah korban first travel berkumpul di Pengadilan Negeri Kota Depok 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Depok menunda sidang putusan gugatan perdata para korban penipuan First Travel.

Suasana persidangan pun sempat berlangsung ricuh hingga sejumlah jamaah pingsan.

Eni Rifqiah koordinator para jamaah korban First Travel menuturkan, pihaknya telah berbulan-bulan menunggu putusan hasil sidanh, namun kembali harus ditunda hari ini yang menyebabkan kekecewaan yang mendalam.

"Tentunya kami semua kecewa, bisa dibayangkan katanya mau musyawarah tapi kenapa ditunda. Kami sudah mengikuti sidang ini sejak 4 Maret 2019 lalu atau kurang lebih tujuh bulan lamanya," ujarnya di PN Depok.

Eni mengatakan, total ada 3.207 jamaah yang mengajukan gugatan perdata, dengan total kerugian hingga menyentuh angka Rp 49 miliar.

"Saya mewakili 3.207 jamaah, total kerugian kurang lebih Rp 49 Miliar. Kami, disini tanpa kuasa hukum sepeninggal kuasa hukum kami yang berjuang bersama meninggal dunia beberapa waktu lalu. Jadi, kami memperjuangkan kelompok kami," ujarnya.

Ratusan Kacamata Hitam Mewah Aset First Travel Siap Dilelang, Ada Merek Gucci Hingga Louis Vuitton

Ratusan kacamata hitam mewah aset First Travel yang siap dilelang.
Ratusan kacamata hitam mewah aset First Travel yang siap dilelang. (ISTIMEWA/Kejaksaan Negeri Kota Depok)

Setelah Pengadilan Negeri Kota Depok memutuskan aset First Travel disita negara, maka lelang pun akan dimulai dan hasilnya untuk negara.

Untuk diketahui, aset First Travel terdiri dari beberapa mobil mewah, bangunan, tanah, hingga aksesoris yang bernilai miliaran rupiah.

Berdasarkan Direktori Putusan Mahkamah Agung Nomor 3096 K/Pid.Sus/ 2018, terdapat ratusan aksesoris berupa kacamata dari beragam merek ternama dunia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...

Berita Terkait :#Kasus First Travel

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas