Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tahun Depan, MRT Jakarta dan Commuter Line Punya Tiket Sistem Integrasi

Persiapan teknis antara MRT dan Commuter Line saat ini sedang berjalan, Bambang berharap tiket terintergrasi ini bisa diimplementasikan

Tahun Depan, MRT Jakarta dan Commuter Line Punya Tiket Sistem Integrasi
TRIBUNNEWS/
Warga DKI Jakarta menunjukan kartu Jaklingko Bank DKI di Halte Transjakarta, Jumat (22/11/2019). JakLingko Bank DKI dapat dipergunakan untuk alat pembayaran transportasi publik yaitu, Transjakarta termasuk Trans Mikro, MRT Jakarta dan Railink Kereta Bandara Soekarno Hatta serta LRT Jakarta yang akan beroperasi dalam waktu dekat. TRIBUNNEWS/HO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - Sistem integessi tiket antara Mass Rapit Transit (MRT) dan KRL Comuter Line bakal terealisasi tahun depan 2020.

Hal itu diutarakan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono saat jumpa pers akhir tahun di Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

"Kami ke depan tidak hanya integrasi fisik tapi juga integrasi tiketing. Bank Indonesia (BI) sudah menyetujui bahwa tiket sistem integrasi MRT dan KCI. Dengan moda lain kemudian menyusul (LRT dan BRT, red)," ujar Bambang.

Persiapan teknis antara MRT dan Commuter Line saat ini sedang berjalan, Bambang berharap pada kuartal I-2020 tiket terintergrasi ini bisa diimplementasikan.

Baca: BPTJ: Penerapan Jalan Berbayar di Tahun Depan Tunggu Regulasi

“Tidak lagi kartu masing-masing. Kita tinggal penerapan teknis di lapangan. Dari KCI sudah siap, tinggal MRT karena harus ada alat yang dipasang,” sambungnya.

Diketahui, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 916.799 penumpang menikmati layanan KRL Commuter Line per hari atau mencapai sebanyak 278,7 juta penumpang hingga Oktober 2019.

Sedangkan MRT sejak beroperasi pada 24 Maret 2019, hingga 26 November 2019, jumlah penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta sudah mencapai hampir 20 juta orang dengan rata-rata per hari tertinggi sudah mencapai 93.165 orang.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas