Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun

Lamborghini yang Dikendarai Penodong Pistol ke Pelajar Ternyata 'Milik' Seorang Pekerja Serabutan

Polisi menangkap pelaku penembakan dan penodongan senjata api terhadap dua pelajar di kawasan Kemang, Mampang Prapatan

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Lamborghini yang Dikendarai Penodong Pistol ke Pelajar Ternyata 'Milik' Seorang Pekerja Serabutan
Annas Furqon Hakim/Tribun Jakarta
Kondisi mobil Lamborghini milik tersangka AM di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Selasa (24/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Satu lagi fakta baru terungkap dari kasus pengemudi Lamborghini yang menodongkan pistol ke pelajar di Kemang, Jakarta Selatan.

Mobil mewah tersebut ternyata tidak terdaftar atas nama tersangka berinisial AM.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib mengatakan, Lamborghini itu terdaftar atas seorang pekerja serabutan berinisial AR.

Semua bermula saat AR hendak meminjam uang sebesar Rp 700 ribu kepada rekannya bernama Yopi pada 2013.

"AR ini pinjam uang untuk biaya berobat anaknya," kata Andi saat dikonfirmasi, Rabu (25/12/2019).

Yopi bersedia meminjamkan uang kepada AR.

Berita Rekomendasi

Syaratnya, AR juga harus mau meminjamkan KTP-nya.

Baca: Kasus Kepemilikan Senjata Api Sopir Lamborghini di Kemang, Ini Penjelasan Perbakin

Baca: Perbakin Komentari Pengemudi Lamborghini Bergaya Koboi saat Ketemu Pelajar di Kemang

Baca: Pengemudi Lamborghini Todong Pistol ke Pelajar SMA Gara-gara Dengar Celetukan Mobil Bos Nih

Ketika itu, AR mengaku sempat bertanya soal alasan Yopi meminjam kartu identitasnya.

"Saudara Y mengatakan, 'kan kamu butuh uang, oleh sebab itu saya pinjam KTP kamu untuk keperluan. Yang penting kamu dapat uangnya," jelas Andi.

Namun, sampai sekarang Yopi tak kunjung mengembalikan KTP AR. Sedangkan, AR juga tidak mengetahui alamat dan nomor telepon Yopi.

Sampai pada Juli 2019, AR mendapat pemberitahuan pembayaran pajak dari Dinas Perpajakan Negara.

"Dikarenakan belum membayar pajak satu unit mobil Lamborghini bernopol B 27 AYR warna oranye tahun 2013 atas nama AR tersebut," jelas Andi.

Lantaran merasa tidak pernah memiliki Lamborghini, AR tak menghiraukan surat pemberitahuan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas