Tribun

Nyaris Saban Upacara Siswa SDN Bidara Cina 05 Ada yang Pingsan, Kepala Sekolah Jelaskan Ini

Saban upacara bendera, ada saja murid SDN Bidara Cina 05 yang pingsan. Diduga mereka belum nikmati program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah.

Editor: Y Gustaman
Nyaris Saban Upacara Siswa SDN Bidara Cina 05 Ada yang Pingsan, Kepala Sekolah Jelaskan Ini
Warta Kota/adhy kelana
Seorang guru SDN Bidara Cina 05 Pagi, sedang memberihkan ruang kelas yang di penuhi lumpur akibat banjir meluapnya Sungai Ciliwung, Kamis (23/1/2014). Keterbatasan tenaga untuk membersihkan sekolah ini membuat siswanya diliburkan untuk sementara. Bahkan kepala sekolah dan guru sekolah ini berharap sekolah ini di relokasi ketempat yang bebas banjir. (Warta Kota/Adhy Kelana) 

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Belum semua murid sekolah dasar di Jakarta menikmati program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS).

Sebanyak 412 murid SDN Bidara Cina 05, Kecamatan Jatinegara, termasuk yang belum merasakan program milik Dinas Pendidikan DKI Jakarta itu.

Kepala SDN Bidara Cina 05, Sudarto, mengatakan nyaris setiap pelaksanaan upacara bendera selalu ada murid pingsan.

"Banyak yang enggak kuat upacara dan akhirnya pingsan," ungkap Sudarto saat dikonfirmasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (29/1/2020).

"Pas saya tanya kenapa karena di rumahnya enggak sarapan," sambung dia.

Faktor ekonomi keluarga jadi sebab banyak murid SDN Bidara Cina 05 tak dapat menikmati sarapan sebelum pergi sekolah.

Pihak sekolah tak dapat berbuat banyak karena mayoritas guru SDN Bidara Cina 05 masih berstatus pegawai kontrak kerja individu (KKI).

Guru-guru akhirnya urunan menggunakan uang pribadi untuk menyuguhkan teh manis dan roti sebagai pengganjal perut siswanya yang lapar.

"Setiap upacara ada 9-10 murid yang enggak kuat lalu dibawa ke UKS."

"Murid yang pingsan sekitar 2 orang setiap upacara."

Urunan Kasih Teh dan Roti

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas