Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tanggapan Warga Soal Klinik Aborsi Ilegal di Paseban: Dikira Tempat Berobat hingga Klinik Anak

Klinik Aborsi Ilegal di Paseban terkuak, warga terkejut karena mengira selama ini sebagai klinik biasa bahkan ada yang mengira sebagai klinik anak

Tanggapan Warga Soal Klinik Aborsi Ilegal di Paseban: Dikira Tempat Berobat hingga Klinik Anak
(KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA)
Konferensi pers pengungkapan klinik aborsi ilegal di daerah Paseban, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).(KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA) 

TRIBUNNEWS.COM - Polda Metro Jaya membongkar praktik klinik aborsi ilegal di daerah Paseban, Jakarta Pusat pada 11 Februari 2020.

Klinik ilegal ini telah beroperasi selama 21 bulan.

Tercatat lebih dari 1.600 pasien telah mendatangi klinik tersebut, 900 orang di antaranya menggugurkan janinnya.

Kendati demikian, warga sekitar dan ketua RT tidak menyadari bahwa tempat itu digunakan untuk praktik aborsi ilegal.

WS (37) satu di antara warga Paseban mengaku mengira tempat tersebut untuk berobat.

"Kalau saya tahu mereka berobat, bilangnya," ujarnya yang dikutip dari Kompas.com.

WS mengaku tidak curiga dengan aktivitas di dalam rumah tersebut.

Menurutnya rumah tersebut sepi serta pasien-pasien yang datang juga tidak mencurigakan.

d

Klinik aborsi di Jalan Paseban, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (15/2/2020). (KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVA)

Berbeda dengan WS,menurut Tursila pemilik warung yang dekat dengan klinik ilegal tersebut mengira sebagai klinik anak.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas