Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Banjir Terjang Bekasi, Bupati Naikkan Status Menjadi Tanggap Darurat

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan bencana banjir telah menerjang hampir sejumlah kecamatan

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
zoom-in Banjir Terjang Bekasi, Bupati Naikkan Status Menjadi Tanggap Darurat
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Banjir di Cikunir, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Bekasi, Selasa pagi. 

INTENSITAS hujan terus menerus di Kabupaten Bekasi hingga berdampak pada banjir yang terjadi di sejumlah wilayah.

BPBD Kabupaten Bekasi mencatat saat ini mengakibatkan hampir 23 Kecamatan terendam banjir pada Selasa (25/2/2020).

Pemerintah Kabuapten Bekasi pun langsung melakukan rapat bersama kepolisian, TNI, Kepala Bappeda, BPBD, PUPR, BPKD, Kadinsos, Kadinkes, Kadis LH, Inspektur, dan para Camat.

 Banjir Perum Bumi Nasio Indah Bekasi Mencapai 2 Meter, Sebagian Warga Bertahan di Lantai 2

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan bencana banjir telah menerjang hampir sejumlah kecamatan.

Dirinya pun menaikkan status wilayahnya menjadi tanggap darurat.

“Saya dan seluruh jajaran hari ini telah berkumpul untuk merespon banjir yang terjadi kabarnya hampir 23 kecamatan kan," ujar Eka saat dikonfirmasi di Desa Lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan.

Menurutnya, hal ini status dinaikan menjadi tanggap darurat dilakukan agar mereka dapat membantu bantuan kepada seluruh warga kabupaten Bekasi yang merasakan banjir.

Berita Rekomendasi

Selain itu, upaya ini dilakukan agar bantuan dari pemerintah pusat juga dapat disalurkan dengan cepat serta cukup ke semua kecamatan yang keadaannya terkena banjir.

 Wakil Wali Kota Bekasi Sebut, 4 Proyek Strategis Nasional Ikut jadi Penyebab Banjir di Kota Patriot

Banjir di Jalan Kemang Raya
Banjir di Jalan Kemang Raya (instagram @jakarta.terkini)

"Status tanggap darurat berfungsi agar pemerintah pusat merespon cepat untuk memberikan bantuan, sehingga kami bisa mengupayakan agar warga yang terkena banjir segera diberikan pertolongan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya pantauan Wartakota, sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi tampak terjadi banjir hingga mencapai ketinggian air 40 sampai 150 sentimeter.

Bahkan, sekolah, masjid hingga perkantoran turut terendam banjir yang mengakibatkan tak adanya aktivitas berlangsung.

Tak hanya itu, listrik juga padam di sekitar lokasi banjir di Kabupaten Bekasi. Sehingga membuat warga yang menjadi korban banjir merasa cemas tak ada pasokan listrik.

Banjir di Perumahan

Sementara itu, Perumahan Bumi Nasio Indah, di Jalan Raya Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi menjadi lokasi terdampak banjir terparah pada Selasa (25/2/2020).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas