Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sekda DKI Jelaskan Duduk Perkara Aeon Mall Diserang Warga: Ada Kewajiban yang Belum Selesai

Saefullah mengatakan warga mengamuk lantaran ada kewajiban yang belum diselesaikan oleh manajemen JGC

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Sekda DKI Jelaskan Duduk Perkara Aeon Mall Diserang Warga: Ada Kewajiban yang Belum Selesai
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ratusan warga mengamuk merusak properti yang ada di AEON Mall Jakarta Garden City (JGC), Selasa (25/2/2020).

Amukan massa tersebut diduga karena gedung AEON Mall menjadi penyebab banjir di kawasan sekitar.

Baca: Ruas Jalan di Kalimalang Banjir, Wakil Wali Kota Bekasi Salahkan Proyek Tol Becakayu

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan warga mengamuk lantaran ada kewajiban yang belum diselesaikan oleh manajemen JGC dalam perjanjian yang dimuat dalam Surat Ijin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT).

"Jadi sudah diintruksikan kepada Jakarta Garden City untuk menunaikan kewajiban-kewajibannya yang tertuang dalam SIPPT yang ditandatangani antara Pemprov dengan pihak JGC," ucapnya di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020).

Salah satu isi perjanjian tersebut adalah pihak manajemen JGC harus menuntaskan fasilitas prasarana dan sarana umum untuk memastikan kawasan di sekitarnya terbebas dari bencana banjir.

Di antaranya adalah menuntaskan pembuatan waduk hingga fasilitas pompa dan saluran drainase yang memadai.

"Salah satunya adalah menuntaskan waduk dengan fasilitasnya pompa dan saluran yang memadai serta menyediakan lahan waduk sejumlah 25 hektare dan lain lain. Jadi itu kewajiban yang tertuang dalam SIPPT yang sudah ditandatangani beberapa tahun yang lalu," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu menyebutkan beberapa pengerjaan sudah mulai dilakukan namun belum selesai dilakukan.

Hal inilah yang membuat warga marah karena air mengalir ke permukimannya.

Baca: Dampak Banjir, Bisnis Logistik di Jakarta Merugi

"Belum tuntas, desainnya sudah ada. Memang di situ sebetulnya kemarin sudah kita kasih saran untuk dibuat sodetan ke BKT (banjir kanal timur).

Kemarin BBWSCC juga sudah kita sampaikan dalam rapat bahwa kita akan menyodet dari JGC yang memang punya dampak ke selatan maupun ke utara dari JGC itu. Sudah kita izin untuk sodet," terang Saefullah.

Pengakuan terduga pelaku pengerusakan

Seorang pemuda diamankan jajaran Polrestro Jakarta Timur karena diduga terlibat aksi pengrusakan AEON Mall Cakung, Selasa (25/2/2020).

Saat digelandang personel Tim Rajawali Polrestro Jakarta Timur dari gerbang belakang AEON Mall pukul 15.33 WIB, pemuda tersebut mengaku ikut berdemo.

"Karena rumah saya banjir, banjir gara-gara tanggul. Sebelumnya enggak kebanjiran," kata pemuda tersebut saat digiring masuk ke mobil Tim Rajawali Polrestro Jakarta Timur, Selasa (25/2/2020).

Terduga pelaku pengrusakan Aeon Mall saat diamankan personel Polrestro Jakarta Timur, Selasa (25/2/2020).
Terduga pelaku pengrusakan AEON Mall saat diamankan personel Polrestro Jakarta Timur, Selasa (25/2/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)
Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas