Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Banjir di Jakarta

Menteri PUPR Tahan Tawa Dengar Ketua Komisi V DPR Singgung Anies Baswedan dengan Kata 'Kerjanisasi'

Basuki Hadimuljono menahan tawa saat Ketua Komisi V DPR, Lasarus menyinggung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal penanganan banjir Jakarta.

Menteri PUPR Tahan Tawa Dengar Ketua Komisi V DPR Singgung Anies Baswedan dengan Kata 'Kerjanisasi'
KOMPAS.COM/NURSITA SARI - Dok. Biru Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menahan tawa saat Ketua Komisi V DPR, Lasarus menyinggung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal penanganan banjir Jakarta. 

Hal itu bermula saat Lasarus memberi keterangan kepada wartawan setelah menggelar rapat dengar pendapat (RDP) soal banjir di Komisi V DPR.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Lasarus menyinggung soal metode penanganan banjir Jakarta yang menjadi program Anies Baswedan yang menjadi perdebatan. 

Ketua Komisi asal Fraksi PDIP ini lantas menggunakan diksi'isasi-isasi' diakhir kata hingga membuat Basuki yang berada di sebelahnya menahan tawa. 

Baca: Cawagub DKI Bela Anies soal Banjir, Begini Perbandingan Jawaban Nurmansjah Lubis dan Riza Patria

Di awal pernyataanya, Lasarus mengatakan kekecewaannya dengan ketiga gubernur yang tidak hadir dalam rapat tersebut.

Mereka adalah Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, dan Gubernur Banten Wahidin Halim.

s
Ketua Komisi V DPR, Lasarus (kiri) dan  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono (YouTube Kompas tv)

"Teman-teman lihat sendiri hari ini yang kami undang, menterinya saja yang datang, sementara gubernurnya tidak hadir," ujarnya yang dikutip dari Kompas.com.

"Kami sudah lakukan selama tiga kali dan semua gubernur datang, tapi waktu itu bukan Pak Anies gubernurnya," kata Lasarus.

"Baru beliau ini yang tidak datang, dan Gubernur Jabar dan Gubernur Banten juga tidak hadir," tegasnya.

Lasarus kemudian menyinggung perihal perbedaan konsep naturalisasi dan normalisasi yang sering menjadi perdebatan akhir-akhir ini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas