Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Mulai Senin 6 April 2020, Penumpang Transjakarta-MRT-LRT Wajib Pakai Masker untuk Cegah Virus Corona

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan para dirut transportasi massal dan besar agar ada aturan kewajiban para penumpang mengenakan masker

Mulai Senin 6 April 2020, Penumpang Transjakarta-MRT-LRT Wajib Pakai Masker untuk Cegah Virus Corona
Warta Kota/Alex Suban
Petugas kesehatan memeriksa suhu tubuh calon penumpang di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2020). Bagi calon penumpang yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat celsius akan diukur ulang. Bila tak juga turun, calon penumpang dipersilahkan kembali untuk memeriksakan diri ke dokter. Warta Kota/Alex Suban 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan para dirut transportasi massal dan besar agar ada aturan kewajiban para penumpang mengenakan masker. Kewajiban ini untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19)

Adapun dirut yang dimaksud yakni tiga dirut: Dirut PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Dirut PT MRT Jakarta, dan Dirut PT LRT Jakarta

"Harap buat kebijakan untuk mewajibkan semua penumpang menggunakan masker. Bila tanpa masker, maka tidak diizinkan untuk naik kendaraan umum," kata Anies dalam Surat Gubernur DKI Jakarta yang diterima Tribunnews.com, Minggu (5/4/2020).

Tak hanya aturan, Aniea juga meminta agar sosialisasi kewajiban penggunaan masker tersebut secara masif.

"Sosialisasi dilakukan mulai Senin, 6 April 2020, dan penegakan mulai dilaksanakan Minggu, 12 April 2020. Laksanakan dengan baik," pungkas Anies.

Baca: Ombudsman Jakarta Raya Dukung Langkah Anies Ajukan Permohonan Status PSBB ke Kemenkes

Baca: Cegah Penyebaran Corona, MRT Jakarta Hanya Layani Kartu Jelajah Berganda

Warga beraktivitas di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dengan menggunakan masker mengantisipasi dampak polusi, Rabu (14/8/2019) sore.  Kualitas udara di Jakarta masih berada pada level merah atau tidak sehat berdasarkan situs pemantau kualitas udara internasional AirVisual pada Kamis (15/8/2019) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB. Pada laman resmi AirVisual tercatat bahwa Jakarta mempunyai indeks kualitas udara atau air quality index (AQI) sebesar 160 dengan parameter berupa partikel polutan sangat kecil berdiameter kurang dari 2,8 mikrometer (PM 2,8). Warta Kota/Alex Suban
Warga beraktivitas di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dengan menggunakan masker 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Seruan Gubernur Nomor 9 Tahun 2020 tentang Penggunaan Masker Untuk Mencegah Penularan Coronavirus Disease (Covid-19).

Seruan ini diterbitkan tanggal 3 April 2020 dan mengandung sejumlah poin. Pertama, peningkatan kasus virus corona di Jakarta perlu disikapi bersama oleh setiap warga guns mengurangi potensi penularan.

Penerbitan Seruan Gubernur juga menimbang terjadinya keterbatasan persediaan masker medis bagi tenaga medis.

Oleh karena itu, Anies mewajibkan masyarakat yang berkegiatan di luar untuk menggunakan masker. Masker yang digunakan juga diminta berbahan kain dan minimal punya dua lapisan.

Halaman
12
Penulis: Reza Deni
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas