Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Wakil Gubernur DKI Jakarta

Riza Jadi Wagub, PKS: Cermin Kuat Postur Koalisi-Oposisi Tingkat Nasional di Jakarta

Postur koalisi dan oposisi partai politik di tingkat nasional tercermin dari hasil perolehan suara pemilihan wagub DKI.

Riza Jadi Wagub, PKS: Cermin Kuat Postur Koalisi-Oposisi Tingkat Nasional di Jakarta
YouTube Najwa Shihab
Cawagub DKI Jakarta Nurmansjah Lubis PKS dan Riza Patria Gerindra diminta Najwa Shihab untuk bela Anies Baswedan soal banjir. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ahmad Riza Patria ditetapkan sebagai wakil gubernur DKI Jakarta terpilih usai unggul telak dari kompetitornya Nurmansjah Lubis.

Postur koalisi dan oposisi partai politik di tingkat nasional tercermin dari hasil perolehan suara pemilihan wagub DKI.

Diketahui, pilwagub DKI yang diselenggarakan pada Senin (6/4) kemarin di ruang paripurna DPRD DKI, Jakarta Pusat memiliki jumlah suara 100. Dua (2) suara dinyatakan tidak sah.

Politikus Gerindra Riza Patria dipilih oleh 81 anggota DPRD. Berbanding 17 suara untuk Nurmansjah Lubis dari PKS.

Baca: Warga Jakarta Pusat yang Keluar Rumah Tanpa Memakai Masker Akan Ditegur Polisi RW

Cawagub PKS Nurmansjah Lubis mengatakan suara yang ia peroleh berasal dari 16 anggota fraksi PKS DPRD DKI, ditambah satu (1) suara yang tak diketahui asalnya.

"PKS mendapatkan 17 suara. Saya bersyukur bahwa PKS dalam situasi kondisi apapun 16 suara tetap solid mendukung. Modalnya 16 dan ada satu suara misterius, ya alhamdulillah," kata Nurmansjah kepada wartawan, Selasa (7/4/2020).

Sementara Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Mohammad Arifin menyebut postur koalisi dan oposisi di tingkat pusat tercermin dan menular ke tingkat daerah.

Baca: Sempat Bepergian ke Jakarta, Seorang Anggota DPRD Sumut dan Istrinya Positif Covid-19

Sebagaimana diketahui, PKS adalah partai oposisi di tingkat nasional. Mereka satu-satunya yang tegas menyatakan berada di luar pemerintahan.

Sedangkan PAN dan Demokrat abu-abu. Sisanya, PDI-Perjuangan, Gerindra, Golkar, Nasdem, PKB, PPP dan PSI menyatakan mendukung pemerintah.

Berkaca dari hasil penghitungan suara pemilihan wagub DKI, seluruh suara untuk Nurmansjah berasal dari fraksi PKS di DPRD DKI yang berjumlah 16 orang. Satu (1) suara sisanya masih misterius.

"Inilah hasilnya, DKI Jakarta adalah ibu kota dan biasanya perpolitikan di ibu kota tidak jauh berbeda dengan di tingkat nasional," jelas Arifin.

"Di tingkat nasional, PKS oposisi. Sendirian jadi oposisi. Maka, ada dampaknya juga dalam perpolitikan di DKI sebagaimana kita lihat hasil paripurna pemilihan Wagub hari ini," pungkas dia.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
Berita Populer
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas