Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mulai 29 Agustus 2020, Jarak Keberangkatan MRT Pada Akhir Pekan dan Hari Libur Berubah

- MRT Jakarta merubah jarak keberangkatan antarkereta atau headway yang akan diberlakukan mulai Sabtu, 29 Agustus 2020.

Mulai 29 Agustus 2020, Jarak Keberangkatan MRT Pada Akhir Pekan dan Hari Libur Berubah
Dokumentasi Istimewa-Kompas.com
Penerapan social distancing di dalam kereta MRT Jakarta, Senin (23/3/2020).(Dokumentasi Istimewa-Kompas.com) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - MRT Jakarta merubah jarak keberangkatan antarkereta atau headway yang akan diberlakukan mulai Sabtu, 29 Agustus 2020.

Hal ini disampaikan Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda), Muhammad Effendi, dalam keterangan resminya, Rabu (26/8/2020).

"Kami merubah pola operasi di akhir pekan dan hari libur, yaitu jarak keberangkatan antarkereta menjadi (red: 10 menit) sepanjang hari," kata Effendi.

"Untuk jam operasional MRT Jakarta di akhir pekan dan hari libur tidak berubah, tetap pukul 06.00 WIB 20.00 WIB," lanjutnya.

Baca: Ada Pengerjaan Konstruksi MRT Fase 2, Dishub DKI Rekayasa Lalin di Jalan Medan Merdeka Selatan

Baca: Ada Kebakaran di Kejagung, Begini Dampaknya ke MRT Stasiun ASEAN

Aktivitas Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta saat akan berhenti di stasiun Blok M, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2020). PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan selang waktu keberangkatan antar kereta menjadi 30 menit sekali mulai Senin, 20 April 2020. Hal itu sebagai bagian dari dukungan penerapan pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Selain itu, tiga stasiun tidak akan beroperasi melayani penumpang diantaranya yaitu Stasiun Haji Nawi, Blok A, dan ASEAN. Tribunnews/Jeprima
Aktivitas Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta saat akan berhenti di stasiun Blok M, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2020). PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan selang waktu keberangkatan antar kereta menjadi 30 menit sekali mulai Senin, 20 April 2020. Hal itu sebagai bagian dari dukungan penerapan pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Selain itu, tiga stasiun tidak akan beroperasi melayani penumpang diantaranya yaitu Stasiun Haji Nawi, Blok A, dan ASEAN. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Effendi menuturkan, hal ini dilakukan karena mempertimbangkan potensi jumlah pengguna MRT Jakarta di akhir pekan yang dapat meningkat.

"Perubahan jarak keberangkatan antarkereta ini dilakukan sebagai bentuk upaya peningkatan layanan kereta," jelasnya.

Sehubungan dengan perubahan headway tersebut, MRT Jakarta menambah armadanya.

Dari empat trainset di akhir pekan lalu, menjadi tujuh trainset (kereta) mulai akhir pekan ini.

"Dengan total keseluruhan perjalanan sejumlah 157 trip per hari," tambah Effendi.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Akhir Pekan dan Hari Libur, Jarak Keberangkatan MRT Berubah Mulai 29 Agustus 2020,
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas