Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PSBB Transisi, BPTJ Tetap Lakukan Pembatasan Penumpang Transportasi Publik

Pramesti mengatakan, perubahan PSBB dari pengetatan menjadi transisi tidak mengubah pengaturan moda transportasi Jabodetabek.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Choirul Arifin
zoom-in PSBB Transisi, BPTJ Tetap Lakukan Pembatasan Penumpang Transportasi Publik
WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Layanan bus TranJakarta di Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2020). WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memastikan, perubahan PSBB pengetatan menjadi transisi di DKI Jakarta tidak merubah aturan moda transportasi yang sudah ada.

Kepala BPTJ Polana B Pramesti mengata

Baca juga: Angkot-angkot di Bodetabek Akan Dapat Subsidi dari BPTJ

kan, perubahan PSBB dari pengetatan menjadi transisi tidak mengubah pengaturan moda transportasi Jabodetabek.

"Kami tetap melakukan pembatasan penumpang dan frekuensi perjalanan, pada moda transportasi di Jabodetabek," ujar Polana dalam keterangan resminya," Rabu (14/10/2020).

Menurut Polana, pembatasan penumpang dan frekuensi perjalanan transportasi publik ini menyesuaikan status penyebaran Covid-19 di Jabodetabek.

Baca juga: Kerja Keras 24 Jam, Halte Transjakarta Bundaran HI yang Dibakar Perusuh Kini Kembali Beroperasi

"Tetapi hingga saat ini, transportasi publik tetap berjalan seperti biasa untuk melayani masyarakat yang masih harus beraktivitas," ujar Polana.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia mengatakan, transportasi publik yang tetap berjalan hingga saat ini tentunya harus menerapkan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

"Protokol kesehatan tersebut seperti menggunakan masker, menjaga jarak antar penumpang dan juga mencuci tangan," ucap Polana.

Polana juga menyebutkan, saat ini pengguna angkutan umum telah lebih baik dalam hal disiplin protokol kesehatan dan juga teratur saat menggunakan transportasi publik.

"Kami tentunya sangat mengapresiasi pengguna angkutan umum yang telah disiplin menerapkan protokol kesehatan, untuk mencegah penyebaran Covid-19," ujar Polana.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas