Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Duduk Perkara Suami-Istri di Tangerang Selatan Ditelanjangi Massa dan Nyaris Dibakar Hidup-hidup

Warga yang masih ramai di sekitar lokasi pun langsung melempar pandang ke Dani dan mulai menyamperi.

Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Duduk Perkara Suami-Istri di Tangerang Selatan Ditelanjangi Massa dan Nyaris Dibakar Hidup-hidup
Via Tribun Jakarta
Warga Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), tepatnya di Jalan raya Jombang, digegerkan dengan adanya percobaan pencurian modus ganjel ATM di sebuah minimarket pada sekira pukul 21.30 WIB malam, Senin (26/10/2020). 

Melihat banyaknya ATM yang menjadi bukti kuat aksi pencurian modus congkel ATM itu, warga yang semakin banyak mengerubungi pun tak kuat menahan diri.

Dani habis dipukuli dan ditendangi warga sampai babak belur.

Bahkan warga sempat ingin membakar Dani.

Beruntung sebagain warga masih bisa berpikir jernih dan menahan aksi main hakim sendiri itu.

"Pas ketahuan, dia (pelaku) sempat mau dibakar, cuma kata warga, ada yang jangan sepihak dibakar, ada yang membela kan. Sudah gitu duduk di situ diwawancarai lagi, ditelanjangin tuh, sampai digebukin ditendangin, akhirnya polisi datang langsung diangkut," ujarnya.

Suami istri itupun diangkut aparat Polsek Pondok Aren untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Versi Kapolsek

Berita Rekomendasi

Kapolsek Pondok Aren, AKP Riza Sativa, memaparkan, kronologi berawal dari korban, seorang wanita yang hendak menggunakan mesin ATM di minimarket itu.

Karena sudah diganjel benda tertentu oleh pelaku, kartu ATM tertahan.

Pelaku yang merupakan dua orang suami istri, atas nama Dani dan Ayu langsung beraksi.

Ayu berusaha memberikan saran dan mengalihkan perhatian korban, sedangkan Dani bertugas mengambil kartu ATM dan mengakali chipnya menggunakan teknologi tertentu.

"Kronologinya ini korban ngambil ATM nah kartunya nyangkut nih, nah dikasih tahu sama pelaku instruksinya, tapi tetap enggak keluar juga kartunya, yasudah ditinggal sama korban, korban keluar dikasih tahu sama pegawai Indomaret, 'bang kartunya diambil sama pelaku cowok', yasudah akhirnya digruduk sama warga, sampai terjadi ramai-ramai gitu."

"Posisinya waktu korban keluar kartunya nyangkut, pelaku yang laki masuk ke dalam ngambil tapi si pelapor atau korban masih di daerah situ jadi dikasih tahu sama karyawan Indomaret," kata Riza saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2020).

Saat kepergok itu, warga lain yang berada di sekitar lokasi langsung datang mengerubungi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas